Sekolah Baru untuk Republik

Presiden Prabowo secara tiba-tiba mengumumkan pemerintah bakal membangun universitas baru, bernama Universitas Republik Indonesia (URI).
Sumber :
  • Wildan

Terutama adalah  sumber dananya, karena kita tahu fiskal kita sedang mengalami tekanan cukup besar. Berbagai program prioritas pemerintah, seperti MBG dan Kopdes Merah Putih cukup banyak menyerap anggaran. Membangun sebuah universitas kelas dunia bukanlah proyek murah, dibutuhkan bukan hanya pembangunan fisik kampus, tetapi juga fasilitas pendukung lain, seperti laboratorium berstandar internasional, jaringan perpustakaan, pusat riset, perangkat supercomputer, hingga perekrutan profesor kelas dunia yang tentu tak mau digaji murah.

img_title Presiden Prabowo Apresiasi Warga Rela Datang Dini Hari untuk Rayakan HUT RI ke-81 di Istana

Tentu kritik-kritik dari sejumlah anak bangsa bukan dalam rangka untuk menolak niat mulia Presiden Prabowo yang memang punya obsesi besar pada pembangunan pendidikan bangsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kolom ini hanya pengingat, sebuah universitas unggulan tidak lahir terutama karena gedung baru atau nama baru. Ia tumbuh dari ekosistem yang sehat: tata kelola yang baik, kebebasan akademik, pendanaan riset yang konsisten, dosen dan peneliti berkualitas, serta jejaring internasional yang berkembang dalam jangka panjang. Jika akar persoalan pendidikan tinggi Indonesia yang kini jumlahnya salah satu yang paling banyak di dunia itu tak dibenahi, maka membangun URI hanya menjawab simbol, bukan substansi persoalan alias jauh panggang dari api. (Ecep Suwardaniyasa)

img_title Prabowo Lantik Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas RI

 
 
img_title Prabowo Tegaskan Ekonomi RI Harus Berasas Kekeluargaan, Tak Boleh Ada Pihak Intimidasi dan Kuasai Kekayaan Bangsa

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Ungkap Alasan Bentuk Universitas Republik Indonesia: Ada Masalah SDM di Berbagai Institusi

Presiden RI Prabowo Subianto mengakui masih terdapat persoalan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan ketidaksinkronan kerja di berbagai institusi pemerintahan.

img_title
VIVA.co.id
17 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut