Militer Turki dan Tentara Bayarannya Serang Suriah

VIVA Militer: Kendaraan militer Turki menembakkan rudal
Sumber :
  • The Times of Israel

VIVA – Peperangan masih terus terjadi di Timur Tengah, meski saat ini sudah memasuki bulan Ramadhan dan masih di tengah ancaman pandemi Virus Corona atau COVID-19. 

img_title Mengenal Influenza A yang Ramai Dibahas, Gejala dan Cara Mencegahnya

Menurut laporan Radio Farda, yang terbaru militer Turki dan milisi bentukan yang dinamakan Tentara Nasional Suriah (SNA), melancarkan serangannya ke Kota Tal Tamr, kota kecil di timur laut Suriah, Sabtu 25 April 2020. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasukan Turki dan milisi SNA menyerang Tentara Arab Suriah (SAA) yang menduduki Tal Tamr. Sejumlah rudal dan mortir ditembakkan ke arah kota kecil di wilyah Kegubernuran al-Haskah Barat itu. 

img_title Ancaman Pandemi Baru Mengintai, Indonesia Mulai Uji Skenario Vaksin 100 Hari

Menurut laporan Kantor Berita Arab Suriah (SANA), agresi Turki dan tentara bayarannya itu dilaporkan membuat sejumlah bangunan rusak parah. Akan tetapi, hingga berita ini diturunkan belum ada laporan resmi jumlah korban baik dari warga sipil, pihak Turki dan SNA, serta dari SAA.

Serangan militer Turki dan milisi SNA justru datang saat PBB meminta seluruh pasukan dari berbagai kubu di Suriah melakukan gencatan senjata. Hal ini tak lepas dari pandemi COVID-19 yang juga menerjang Suriah.

img_title Warga Depok Masuk Daftar 8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, Imigrasi Bongkar Pengakuannya Saat Urus Paspor

Di sisi lain, pihak SAA kabarnya membantah pihaknya jadi penyebab serangan militer Turki dan milisi SNA. 

Perwakilan SAA disebut sudah menyampaikan pernyataan kepada Al-Masdar News, bahwa pihaknya tidak melakukan pelanggaran gencatan senjata. Selain itu, pihak SAA juga membantah melakukan provokasi terhadap militer Turki dan milisi SNA.

Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Belarusia, Jose Antonio Morato Tavares (kanan)

Puluhan WNI Jadi Korban, Dubes RI di Moskow Bongkar Modus Jebakan Tentara Bayaran di Rusia

Dubes RI untuk Federasi Rusia dan Belarusia, Jose Antonio Morato Tavares, mengimbau masyarakat Indonesia agar waspada terhadap jebakan kontrak tentara bayaran di Rusia.

img_title
VIVA.co.id
19 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut