Kapal Dagang Amerika Jadi Target Pembalasan Militer Iran

VIVA Militer: Kapal perang Angkatan Laut Garda Revolusi Iran (NEDSA)
Sumber :
  • War on the Rocks

VIVA – Angkatan Laut Garda Revolusi Iran (NEDSA) bakal membalas perilaku Amerika Serikat (AS), yang diyakini telah mengintimidasi lima kapal tanker Iran yang dikirim ke Venezuela bulan lalu. Sejumlah kapal perang Iran telah bersiaga di Teluk Persia.

img_title AS Kirim 10 Pesawat Militer ke Timur Tengah, Iran Bakal Digempur Lagi?

Pada Mei lalu, Iran mengirim lima kapal tanker ke Venezuela yang merupakan sekutunya. Sanksi embargo yang dijatuhkan kepada Iran dan Venezuela, membuat solidaritas kedua negara semakin tinggi. Terutama, dalam perlawanan terhadap AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lima kapal tanker yang dikirim Iran telah sampai dengan selamat di Venezuela, setelah disebut mendapat ancaman dan intimidasi dari kapal-kapal perang AS. Meskipun, salah seorang kapten kapal tanker Iran menyebut bahwa tak ada kejadian apapun, termasuk intimidasi kapal perang AS.

img_title Kabur ke AS, Flavio Bolsonaro Klaim Jadi Presiden Brasil yang Sah

Pernyataan kapten kapal tersebut ternyata tak lantas membuat percaya Garda Revolusi Iran. menurut laporan Middle East Monitor, NEDSA sudah menyiapkan armada lautnya dengan target kapal komersial milik AS.

Langkah ini diambil Garda Revolusi Iran mengingat lima kapal tanker Iran masih berada di Venezuela. Jika saat kembali menuju Iran kelima kapal tanker ini mendapat ancaman, maka armada laut Iran mengancam akan menghancurkan kapal komersial AS yang berlayar di Teluk Persia.

img_title Kabur usai Kalah Pilpres Brasil, Flavio Bolsonaro Dapat Visa AS

"Menurut laporan Noor News, pasca meningkatnya ancaman militer terhadap kapal-kapal (tanker) Iran menuju Venezuela, sebuah perintah dikeluarkan Angkatan Bersenjata Iran untuk mengidentifikasi dan melacak beberapa kapal dagang AS di Teluk Persia dan di Teluk Oman," bunyi pernyataan sebuah sumber dikutip Middle East Monitor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Opsi untuk mengambil tindakan serangan balik segera diidentifikasi dan dipantau untuk menjalankan kemungkinan operasi," lanjut pernyataan sumber itu.

Angkatan Laut Garda Revolusi Iran semakin kuat, setelah pada akhir Mei lalu mendapat tambahan kekuatan 112 kapal perang cepat. Tak cuma itu, IRGC juga tengah mengembangkan drone tempur bawah laut, untuk menjaga wilayah laut Teluk Persia dari kapal-kapal perang AS.

Uang crypto

Peretasan Bursa Kripto Binance Senilai Rp114,17 Triliun, Trump: Kami Cermati!

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump insiden peretasan yang dialami platform bursa kripto Binance jadi bahan penyidikan otoritas penegak hukum Amerika Serikat.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut