Yunani Punya Kapal Perang Baru untuk Hadapi Turki
- Bulgarian Military.com
Pemerintah Yunani menilai, aktivitas Turki dalam mengembangkan hidrokarbon di dekat pulau-pulau Yunani telah mengganggu kedaulatan negara Yunani. Karena Yunani menganggap Turki dengan melakukan aktivitas di dalam perairan Yunani dan yang termasuk Zona ekonomi ekslisif Yunani.
Kemarahan Yunani makin memuncak setelah Turki menandatangani nota kesepakatan dengan salah satu pihak yang berperang di Libya yaitu pemimpin pemerintahan Libya hasil kesepakatan nasional (GNA) Perdana Menteri Fayez al-Sarraj tentang pembagian zona laut.
Merujuk pada dokumen itu, bahwa pulau-pulau tersebut tidak memiliki landasan kontinen, Turki menyatakan haknya atas sebagian besar sumber daya Laut Mediterania dekat Kreta, Karpathos dan Rhodes. Sehingga Turki memulai melakukan eksplorasi sumber daya alam besar-besaran di Laut Mediterania sebagai kompensasi dukungan pemerintahan Turki kepada pemerintahan Libya hasil kesepakatan nasional (GNA).Â
“Kami akan melakukan apa yang diperlukan untuk melindungi hak kedaulatan kami sepenuhnya. Yunani hanya punya satu jawaban, di satu sisi menguras semua sarana diplomatik, dan di sisi lain, menjaga penguatan potensi jera angkatan bersenjata. Kami bersiap untuk semua peluang. Di antara semua kemungkinan ini, tentu saja, ada bentrokan militer," kata Panayotopoulus.Â
Baca :Â TNI AL Latihan Perang Bersama Militer Turki di Laut Mediterania