Armada Baltik Militer Rusia Siaga Masuk Ukraina

VIVA Militer: Pasukan Armada Baltik Angkatan Laut Rusia (VMF)
Sumber :
  • defensepost.com

VIVA – Selain di Distrik Militer Barat, Armada Baltik Angkatan Laut Rusia (VMF) juga tengah menempa ribuan personel jelang pengerahan ke Ukraina. Para prajurit adalah warga negara Rusia yang berasal dari Oblast (Provinsi) Kaliningrad.

Dewan Eropa: Standar Ganda Ukraina dan Timur Tengah Tak Dapat Diterima

Kementerian Pertahanan Rusia menerbitkan sebuah video di kanal Telegram resminya. Berdurasi 3 menit 56 detik, video itu menunjukkan aktivitas para personel cadangan tengah menjalani pelatihan. 

Seperti halnya di Distrik Militer Barat, para personel cadangan dari Armada Baltik juga harus melewati pelatihan dengan intensitas tinggi. Selain latihan menembak, para prajurit juga mendapat materi teknis dan taktis pertempuran.

Oknum TNI Diduga Aniaya Warga Aceh Timur hingga Tewas, Kodam IM Turun Tangan

Dibimbimbing dan diawasi langsung oleh para anggota Armada Baltik yang profesional, ribuan tentara cadangan Rusia ini juga mendapat materi lain semisal kedokteran militer, sistem komunikasi dan topografi.

VIVA Militer: Pasukan Armada Baltik Angkatan Laut Rusia (VMF)

Photo :
  • tass.com
Panglima TNI Bertemu Komandan Perang Kawasan Indo Pasifik US Navy, Bahas Apa?

"Selama peristiwa di bawah bimbingan personel militer berpengalaman Armada Baltik,satu set kelas senjata api, pelatihan teknis, taktis, kedokteran militer, komunikasi dan topografi sedang dilakukan," bunyi pernyataan Armada Baltik Angkatan Laut Rusia, dikutip VIVA Militer dari Kantor Berita Rusia, RIA Novosti.

Keputusan Presiden Vladimir Putin mengerahkan pasukan cadangan, tak lepas dari referendum yang digelar di empat provinsi Ukraina, Donetsk, Kherson, Luhansk dan Zaporizhzhia. Keempatnya sepakat lepas dari Ukraina dan akan segera bergabung dengan Rusia.

Jika keempat wilayah tersebut melepaskan diri, Rusia harus mengambil langkah militer untuk menangkal serangan yang muncul dari Angkatan Bersenjata Ukraina (ZSU). Terlebih, keempat wilayah tersebut akan menjadi bagian dari kedaulatan Republik Federasi Rusia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya