Tentara Amerika Diserang Pemuda Nasionalis Turki di Konak

VIVA Militer: Tentara Amerika diserang kelompok pemuda Turki
Sumber :
  • turkishminute.com

Izmir, VIVA – Dua orang prajurit militer Amerika Serikat (AS) menjadi sasaran serangan fisik sekelompok pemuda nasionalis Turki. Insiden tersebut terjadi di kota Konak, Provinsi Izmir, Senin 2 September 2024.

img_title AS-Iran Memanas, Trump Sebut Fasilitas Nuklir Bisa Dihancurkan dalam 10 Menit

Menurut laporan yang dilansir VIVA Militer dari Reuters, para penyerang diketahui merupakan anggota Partai Persatuan Pemuda Turki (TGB). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di mana TGB sendiri merupakan cabang dari Partai Patriot (Vatan Partisi), yang merupakan oposisi dari Partai Keadilan dan Pembangunan yang berkuasa di Turki.

img_title Trump Hubungi Netanyahu, AS Bersiap Kembali Serang Iran

Dalam laporan lain yang dikutip VIVA Militer dari The New Arab, insiden tersebut dibenarkan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Kantor Gubernur Izmir.

VIVA Militer: Tentara Amerika diserang kelompok pemuda Turki

Photo :
  • nytimes.com

img_title Peretasan Bursa Kripto Binance Senilai Rp114,17 Triliun, Trump: Kami Cermati!

Kedua institusi tersebut menyatakan bahwa kedua tentara Amerika menjadi target serangan lebih dari selusin pemuda Turki. Di mana, 15 orang di antaranya sudah ditahan.

"Kami dapat mengonfirmasi laporan bahwa anggota Angkatan Bersenjata AS yang berada di atas USS Wasp, menjadi korban serangan di Izmir hari ini dan kini dalam keadaan selamat," bunyi pernyataan Kedutaan Besar Amerika.

Selain itu, kedua tentara Amerika yang jadi sasaran pengeroyokan disebut tengah mengenakan pakaian sipil. Dalam hal ini berarti tidak sedang bertugas.

Kemudian, Kedutaan Besar Amerika untuk Turki juga menyebut bahwa ada lima orang tentara AS lainnya yang melihat peristiwa itu. 

Hingga saat ini, militer Amerika Serikat dan Kepolisian Turki masih melakukan penyelidikan setelah menangkap 15 tersangka.

Gedung Putih pun ikut berkomentar atas terjadinya peistiwa tersebut. Pemerintah AS mengatakan merasa terganggu dengan terjadinya insiden penyerangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi menghargai upaya otoritas keamanan Turki yang menanggapi masalah ini dengan serius.

"Kami merasa terganggu oleh serangan tersebut. Tetapi menghargai bahwa polisi Turki menanggapi masalah ini dengan serius dan meminta pertanggungjawaban dari mereka yang bertanggung jawab," bunyi pernyataan Gedung Putih.

Flávio Bolsonaro

Trump Bilang Flavio Bolsonaro Bisa Tinggal di AS Selama yang Dia Mau

Flavio Bolsonaro, putra mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro, kalah dalam putaran kedua pemilihan presiden pekan lalu dari petahana Luiz Inacio Lula da Silva.

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut