Sengaja Dijadikan Tumbal, Tentara Korut Ibarat Barang Sekali Pakai

VIVA Militer: Tentara Rakyat Korea Utara (KPA)
Sumber :
  • KCNA

VIVA – Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, kembali menyoroti keterlibatan Tentara Rakyat Korea Utara (KPA) dalam perang di Oblast (Provinsi) Kursk, Rusia.

img_title Ukraina 'Buka Kotak Pandora', Balasan Rusia Mengarah ke Skenario Bencana

VIVA Militer melaporkan dalam berita sebelumnya, Zelensky mengungkap jika rezim Korea Utara (Korut) pimpinan Kim Jong-un akan kembali mengirim pasukannya ke Rusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Zelensky, Kim diperkirakan akan memobilisasi sekitar 20.000 hingga 25.000 tentara Korut untuk mendukung militer Rusia dalam pertempuran di perbatasan.

img_title Presiden Ukraina Vladimir Zelensky di Ujung Tanduk

Dukungan Korea Utara juga termasuk alat utama sistem persenjataan (alutsista), seperti rudal balistik Hwasong-11 dan howitzer self-propelled (meriam swagerak) M-1991.

VIVA Militer; Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky

Photo :
  • sputniknews.com

img_title Iran Ubah Doktrin Militer, dari Bertahan Jadi Menyerang

Selain itu, Zelensky juga menyebut jika para perwira militer Korea Utara memperlakukan anak buahnya seperti barang sekali pakai. Para tentara Korut sengaja dijadikan umpan meriam, dan membunuhnya jika memilih untuk mundur dari palagan.

"(Para komandan Korea Utara) memperlakukan pasukan mereka sebagai "paket sekali pakai yang bisa dibuang. Terkadang mengeksekusi mereka untuk mencegah mereka mundur," ujar Zelensky dikutip VIVA Militer dari The Telegraph.

Zelensky juga meyakini bahwa tentara Korut telah menjadikan pertempuran di Kursk sebagai pengalaman baru, terkait perang modern.

"Mereka benar-benar berlatih dalam kondisi pertempuran," kata Zelensky melanjutkan dilansir VIVA Militer dari Militarnyi.

VIVA Militer: Tentara Rakyat Korea Utara (KPA)

Photo :
  • KCNA

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mereka mempelajari segalanya. Cara bekerja dengan pesawat nirawak, cara melawan drone, bersembunyi dari kawanan drone, cara penghancuran drone, dan cara menggunakan pesawat nirawak mereka sendiri," ujarnya. 

Pengetahuan yang didapat pasukan Korea Utara diyakini Zelensky akan menjadi ancaman bagi kawasan Asia Pasifik. Termasuk di dalamnya, Amerika Serikat (AS) dan sekutunya di kawasan tersebut yakni Korea Selatan dan Jepang.

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin

Vladimir Putin dan Donald Trump Berpotensi Ketemu di KTT APEC China, Momen Besar untuk Indonesia

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berpeluang bertemu di sela-sela KTT APEC di China pada 18-19 November 2026.

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut