Luka Parah, Komandan Pasukan Elite Peaky Blinders Ukraina Tewas

VIVA Militer: Mayor Anton Spitsyn
Sumber :
  • UATV

VIVA – Mayor Anton Spitsyn, salah satu pendiri dan Komandan Unit Tempur Hostry Kartuzy (Peaky Blinders), dikabarkan tewas dalam pertempuran melawan pasukan militer Rusia.

img_title Presiden Ukraina Vladimir Zelensky di Ujung Tanduk

Menurut laporan yang dilansir VIVA Militer dari Ukrainska Pravda, informasi kematian Spitsyn dikonfirmasi langsung oleh Pusat Pasukan Khusus Omega Garda Nasional Ukraina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hari ini, jantung Perwira Anton Spitsyn, komandan kelompok tempur Detasemen Terpisah ke-2 Pusat Pasukan Khusus Omega, berhenti," bunyi pernyataan Pusat Pasukan Khusus Garda Nasional Ukraina.

img_title Iran Ubah Doktrin Militer, dari Bertahan Jadi Menyerang

Tidak diketahui secara jelas penyebab kematian pria 34 tahun tersebut.

VIVA Militer: Mayor Anton Spitsyn (kanan)

Photo :
  • censor.net

img_title Sekjen PBB: Saya Prihatin

Akan tetapi, Garda Nasional Ukraina menyatakan bahwa Spitsyn mengalami luka parah dan dokter gagal menyelamatkan nyawanya.

"Dia bertempur sejak hari-hari pertama invasi besar-besaran. Saat menjalankan misi tempur, perwira Pasukan Khusus itu terluka," kata Pusat Pasukan Khusus Garda Nasional Ukraina.

"Dokter berjuang untuk menyelamatkan nyawanya, tetapi gagal menyelamatkan sang Pahlawan," lanjut pernyataan tersebut.

Spitsyn lahir di Oblast (Provinsi) Kharkiv, wilayah timur laut Ukraina. Sebelum Rusia melancarkan agresi militer, ia memiliki bisnis konstruksi dan aktif dalam organisasi amal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

VIVA Militer: Mayor Anton Spitsyn

Photo :
  • X/@Zlatti_71

Selain itu, Spitsyn juga terlibat dalam pendidikan dengan bahasa Inggris kepada anak yatim secara gratis,  dan merenovasi sanatorium psikoneurologis anak-anak dengan biaya sendiri.

Presiden Rusia, Vladimir Putin

Ukraina 'Buka Kotak Pandora', Balasan Rusia Mengarah ke Skenario Bencana

Ukraina menghadapi skenario bencana akibat serangan balasan Rusia setelah "membuka kotak Pandora" dengan serangannya terhadap infrastruktur ekonomi dan sipil.

img_title
VIVA.co.id
23 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut