Kim Jong-un Kembali Luncurkan Rudal Balistik Nuklir di Laut Kuning

VIVA Militer: Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un
Sumber :
  • KCNA

VIVA  – Militer Korea Utara (Korut) kembali melakukan uji coba rudal balistik. Dengan sandi "Serangan Balik" peluncuran senjata pemusnah di Laut Kuning disaksikan langsung oleh Pemimpin Tertinggi, Kim Jong-un.

img_title Trump Perintahkan Pentagon Pangkas Latihan Militer AS-Korsel, Singgung Hubungan dengan Kim Jong Un

Menurut laporan yang dilansir VIVA Militer dari Kantor Berita Korea Utara, KCNA, uji coba rudal jelajah strategis Korut berlangsung Rabu 26 Februari 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah Korut menegaskan jika uji coba rudal ini bertujuan untuk memamerkan kemampuan serangan balik, jika negara tersebut terlibat dalam perang.

img_title Putuskan untuk Berdamai, Korsel Siap Akhiri Konflik dengan Korut

"Pemimpin Kim Jong Un hadir dalam latihan tersebut, yang berlangsung pada hari Rabu," bunyi pernyataan KCNA.

VIVA Militer: Rudal balistik militer Korea Utara (Korut)

Photo :
  • The Defense Post

img_title Korsel Lanjutkan Bangun Jalur Kereta ke Korut pada 2027

"(Uji coba ini adalah) kemampuan serangan balik di ruang angkasa mana pun dan kesiapan berbagai sarana operasi nuklirnya," lanjut pernyataan tersebut.

Rudal Korut yang tak dijelaskan namanya diklaim terbang selama 130 menit, dan menempuh jarak sejauh 1.587 kilometer atau 986 mil.

Lebih lanjut Pyongyang menyatakan uji coba ini adalah peringatan bagi musuh-musuh negara memiliki senjata nuklir.

Pada kesempatan itu, Kim menegaskan jika uji coba rudal Korut adalah tanggung jawab pasukan nuklir Korea Utara. Tugas ini adalah bagian dari sistem pertahanan keamanan negara.

VIVA Militer: Rudal balistik militer Korea Utara (Korut)

Photo :
  • KCNA

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemampuan serangan yang kuat. Ini berfungsi sebagai pencegahan dan pertahanan yang paling sempurna,”  ucap Kim.

Dalam laporan lain yang dikutip VIVA Militer dari NK News, uji coba tersebut kemungkinan terjadi di kota Nampho, yang berjarak sekitar 130 kilometer (80 mil) dari perbatasan Korea Selatan (Korsel).

Ilustrasi militer Iran.

Iran Ubah Doktrin Militer, dari Bertahan Jadi Menyerang

Iran mengubah doktrin militernya dari sikap bertahan menjadi siap menyerang setelah menghadapi konflik terbaru dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

img_title
VIVA.co.id
23 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut