Nyaris Selusin Tentara Rusia Ditangkap Pasukan Khusus Ukraina

VIVA Militer: Pasukan Operasi Khusus Angkatan Bersenjata Ukraina (SOF)
Sumber :
  • DVIDS

VIVA – Sembilan orang tentara Rusia diringkus unit Pasukan Operasi Khusus ke-144 militer Ukraina di Pokrovsk, Oblast (Provinsi) Donetsk, Senin 10 Maret 2025.

img_title Ukraina 'Buka Kotak Pandora', Balasan Rusia Mengarah ke Skenario Bencana

Menurut laporan yang dikutip VIVA Militer dari UAWire, pasukan khusus Ukraina berhasil membebaskan sebuah gedung industri yang ternyata di dalamnya terdapat sejumlah tentara Rusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satuan elite militer Ukraina itu sudah lebih dari sehari menguasai daerah tersebut. Dengan menggunakan pengeras suara yang dipasang di pesawat tanpa awak (drone), mereka memberikan tawaran kepada pasukan Rusia untuk menyerah.

img_title Presiden Ukraina Vladimir Zelensky di Ujung Tanduk

Akan tetapi, selama berhari-hari tak ada satu tentara Rusia yang menerima tawaran itu. Hingga pada akhirnya, pasukan Ukraina memasang bom di tempat tentara Rusia bersembunyi.

VIVA Militer: Tentara Rusia jadi tahanan perang militer Ukraina

Photo :
  • Bloomberg

img_title Iran Ubah Doktrin Militer, dari Bertahan Jadi Menyerang

Ledakan bom membuat nyali tentara Rusia ciut, dan pada akhirnya terpaksa menyerah. Seharusnya, mereka menerima tawaran pasukan khusus Ukraina lebih awal.

"Tentara musuh mulai melambaikan bendera putih melalui jendela bangunan yang rusak, menandakan kesiapan mereka untuk menyerah," bunyi Pusat Pers Pasukan Operasi Khusus ke-144.

Pasca ledakan, sembilan orang tentara Rusia yang terbagi ke dalam dua kelompok yang diisi oleh empat dan lima orang keluar dari gedung sambil mengangkat tangan.

Mereka kemudian bergerak menuju posisi pasukan Ukraina. Beberapa di antara tentara Rusia tersebut dikabarkan terluka, dan harus mendapat penanganan medis.

VIVA Militer: Pasukan Operasi Khusus Angkatan Bersenjata Ukraina (SOF)

Photo :
  • AFP/Aris Messinis

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tak lama kemudian, dalam dua kelompok yang terdiri dari empat dan lima orang, tentara Rusia bergerak menuju posisi Ukraina, beberapa dari mereka terluka," lanjut pernyataan tersebut.

"Pasukan khusus Ukraina memberikan bantuan medis awal kepada para tahanan dan memulai evakuasi mereka," kata Pusat Pers Pasukan Operasi Khusus ke-144.

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin

Vladimir Putin dan Donald Trump Berpotensi Ketemu di KTT APEC China, Momen Besar untuk Indonesia

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berpeluang bertemu di sela-sela KTT APEC di China pada 18-19 November 2026.

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut