Mayjen Kunto Temui Keluarga Purnawirawan TNI Korban Pembunuhan Aseng

VIVA Militer: Pangdam Siliwangi takziah ke rumah alm. Letkol Inf Purn. M. Mubin
VIVA Militer: Pangdam Siliwangi takziah ke rumah alm. Letkol Inf Purn. M. Mubin
Sumber :
  • Pendam III/Siliwangi

VIVA – Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kunto Arief Wibowo hari ini menemui keluarga almarhum Letkol Inf (Purn.) Muhammad Mubin, seorang purnawirawan TNI Angkatan Darat yang menjadi korban pembunuhan sadis di Lembang, Bandung, Jawa Barat pada hari Selasa, 16 Agustus 2022 lalu.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) III/Siliwangi Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto mengatakan, kedatangan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto ke rumah duka almarhum Letkol Inf (Purn.) Muhammad Mubin di bilangan Jalan Nyengseret, Gg. Jamhari, Astana Anyar, Kota Bandung itu dilakukan dalam rangka takziah atau menyampaikan bela sungkawa dan memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan oleh almarhum Letkol Inf. Mubin.

"Pangdam Siliwangi mendo’akan almarhum semoga seluruh amal perbuatannya diterima dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah Swt, sementara untuk keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini," kata Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto dalam keterangan resminya, Jum'at, 19 Agustus 2022.

Terkait dengan kasus pembunuhan tersebut, lanjut Kapendam, saat ini perkara dan tersangkanya sudah ditangani oleh pihak Kepolisian dan dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya.

Sebagaimana diberitakan VIVA Militer sebelumnya, Letkol Inf (Purn.) Muhammad Mubin menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh HH alias Aseng pada hari Selasa, 16 Agustus 2022 pagi pada saat mengantar anak bosnya berangkat ke sekolah.

Saat itu, Letkol Mubin memarkirkan mobil yang dikendarainya di depan sebuah toko karena hendak menyebrangi anak bosnya ke sekolah Taman Kanak-Kanak yang berada di seberang Toko milik Aseng.

Aseng pun langsung datang dan marah-marah kepada Letkol Mubin. Bahkan, pada saat Letkol Mubin sudah berada di dalam kendaraannya dan hendak pergi meninggalkan parkiran milik Aseng, Mantan Dandim Tarakan itu langsung dihujam oleh pisau sebanyak lima tusukan oleh Aseng. Letkol Mubin pun sempat lari dan mencari pertolongan. Namun naas, nyawa Letkol Mubin tidak dapat tertolong karena kehabisan darah akibat luka tusukan tersebut.