Bukan Tilang yang Ditargetkan Polisi Selama Operasi Zebra 2022

Rombongan moge ditilang polisi di Jakarta Pusat.
Rombongan moge ditilang polisi di Jakarta Pusat.
Sumber :
  • Twitter @TMCPoldaMetro

VIVA OtomotifPolisi akan kembali menggelar Operasi Zebra 2022 yang dimulai tanggal 3-16 Oktober. Kepala Korps Lalu Lintas Irjen Pol Firman Shantyabudi mengatakan penilangan bukan menjadi target utama operasi ini, melainkan agar masyarakat bisa tertib.

Penindakan pelanggaran tidak hanya dilakukan dengan cara tilang manual atau elektronik (ETLE), tetapi petugas juga dapat melakukan imbauan atau peringatan. Firman menambahkan meski ETLE saat ini sudah tersebar di 34 Provinsi di Indonesia, tugas polisi lalu lintas tetap tidak bisa digantikan dengan hadirnya ETLE. Namun berkat ETLE tugas polisi jadi terbantu.

“Menilang atau tidak menilang itu ada dalam kewenangan anggota berdasarkan undang-undang yakni diskresi. Jadi kita tidak harus menilang orang cukup bilang, mba jangan melanggar lagi ya?, boleh,” kata Firman, seperti dikutip dari situs Korlantas Polri, Jumat 30 September 2022.

Firman melanjutkan, jika nanti dalam pelaksanaan Operasi Zebra 2022, polisi semua yang ada di wilayah itu pendekatannya serta cara penindakannya akan dengan cara berbeda-beda. Yang pasti, pastikan bahwa Polisi bukan sosok yang menakutkan.

“Mainset kita ini harus diubah, bahwa polisi ini bukan sosok yang menakutkan, bukan menilangnya yang mau kita kejar, tapi bagaimana masyarakat tertib. Tertib itu untuk kepentingan semua kita bersama,” jelas Firman.

Polisi Lalu Lintas Polres Maros, Sulawesi Selatan, membagikan makan dan vitamin kepada pengguna jalan dalam Operasi Zebra pada Rabu, 4 November 2020.

Polisi Lalu Lintas Polres Maros, Sulawesi Selatan, membagikan makan dan vitamin kepada pengguna jalan dalam Operasi Zebra pada Rabu, 4 November 2020.

Photo :
  • VIVA/Irfan Abdul Gani

Terkait diskresi kepolisian apakah dengan hadirnya ETLE polisi lalu lintas masih bisa menilang, Firman menegaskan bahwa prinsipnya semua pelanggaran bisa ditilang. Tapi ditilang atau tidak, sekali lagi diskresi kepolisian masih ada.