Ada yang Berbeda dari Operasi Zebra Tahun Ini

Ilustrasi polantas sedang razia kendaraan
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Otomotif – Operasi Zebra 2022 akan kembali digelar oleh pihak polisi lalu lintas di Indonesia, mulai 3 Oktober hingga 16 Oktober 2022, serentak di seluruh Direktorat Lalu Lintas Polda se-Indonesia.

img_title Sahroni: Polisi Harus Lebih Proaktif Lindungi Program MBG

Menurut Kombes Latif Usman, Dirlantas Polda Metro Jaya menjelaskan, pada operasi kali ini pihaknya meniadakan razia yang menetap di suatu titik atau stasioner.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, dia menegaskan, apabila polisi yang tengah berjaga menemukan adanya pelanggaran lalu lintas, penindakan tetap bakal dilakukan.

img_title Kekerasan Seksual pada Anak Terjadi di Palmerah, Polisi Langsung Tahan Tersangka

“Iya kita tidak kayak dulu operasi stasioner, itu menghentikan, memeriksa itu enggak ada. Tapi misalnya anggota lagi jaga menemukan pelanggaran yang kasat mata, akan kita lakukan penindakan,” bilang Latif dikutip dari laman resmi NTMC Polri, Minggu 2 Oktober 2022.

Polisi lakukan Operasi Zebra 2020 di Ibu Kota Jakarta.

Photo :
  • VIVA/Wilibrodus

img_title Viral! Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Lapor Polisi Tak Kunjung Membuahkan Hasil, Begini Kata Polda Metro Jaya

Lebih lanjut Kombes Latif, menjelaskan bahwa, penindakan bukan harus menilang, jadi bisa memberikan peringatan, itu tilang adalah langkah yang paling terakhir.

Meski masih melakukan penilangan secara manual, Latif menerangkan, pihaknya tetap akan mengedepankan penilangan secara elektronik melalui kamera electronic traffic law enforcement (E-TLE).

Di mana, ada beberapa pelanggaran yang menjadi fokus dalam operasi Zebra Jaya kali ini. Salah satu tujuannya demi mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

“Iya tentunya apa yang potensial laka lantas. Seperti pengguna dalam keadaan mabuk, melawan arus kan gitu, yang kayak gitu yang sangat membahayakan gitu kan,” terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Latif mengatakan sekitar 3.000 personel gabungan Polri, TNI, Dishub, dan Satpol PP bakal dikerahkan untuk membantu jalannya operasi ini.

Mobil Aris Sanda, sopir yang menjadi korban penembakan di Papua Pegunungan

Aris Sanda Dituding Intel hingga Tewas Dibakar, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Teka-teki soal sosok Aris Sanda yang tewas ditembak di Jalan Trans Wamena, Papua Pegunungan, mulai menemukan titik terang. Polisi memastikan Aris bukan anggota intelijen.

img_title
VIVA.co.id
18 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut