Penjualan Mobil Listrik Neta Belum Maksimal Gara-gara Ini

Neta di GJAW 2024
Sumber :
  • Dok. Neta Indonesia

Bekasi, VIVA – Neta sebagai merek mobil listrik asal Tiongkok, terus memperluas jejaknya di pasar otomotif Indonesia. Meski menjadi pemain baru, perusahaan ini menunjukkan komitmen besar untuk bersaing di pasar kendaraan listrik tanah air.

img_title Penjualan Mobil Mei 2026: Nasib 5 Merek Ini Belum Berubah

Managing Director Neta Auto Indonesia, Peter Zhang, menjelaskan bahwa perusahaan masih dalam tahap awal pengembangan, namun optimistis dengan potensi pertumbuhan yang ada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada tahun 2024, Neta Auto berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 570 unit. Angka ini dipengaruhi oleh keterbatasan produk dan jaringan diler yang belum maksimal.

img_title Neta Umumkan Restrukturisasi, Bagaimana Nasib Konsumen di Indonesia?

“Di tahun 2024, penjualan kami terbatas karena baru menghadirkan dua varian, yaitu Neta V II pada bulan Mei dan Neta X pada Oktober. Selain itu, pada saat itu kami hanya memiliki tiga diler operasional. Hal ini jelas memengaruhi wholesales dan retail sales kami,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Kamis 16 Januari 2025.

Managing Director Neta Auto Indonesia, Peter Zhang

Photo :
  • VIVA/Krisna Wicaksono

img_title Deretan Mobil yang Jualannya Bisa Dihitung Jari November 2025

Kini, Neta Auto telah mengambil langkah besar untuk meningkatkan aksesibilitas produk mereka. Hingga awal tahun 2025, perusahaan telah memiliki 10 diler yang beroperasi, dengan 21 diler tambahan yang telah menandatangani kerja sama.

Peter Zhang menegaskan, perusahaan memiliki rencana ambisius untuk membuka hingga 40 diler di seluruh Indonesia.

“Kami akan fokus memperluas jaringan diler di wilayah strategis, seperti Jawa, Sulawesi, Kalimantan, dan Bali. Dengan diler yang lebih banyak dan handal, kami yakin dapat meningkatkan penjualan, baik wholesales maupun retail sales,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain memperluas jaringan diler, Neta Auto juga berencana memperkenalkan produk-produk baru untuk menjawab kebutuhan pasar.

Dengan langkah ini, perusahaan berharap dapat memperkuat posisinya di industri kendaraan listrik yang terus berkembang di Indonesia.

Mobil listrik Neta V-II jadi taksi

Bukan Cuma Mobil Laris, 10 Merek Ini Malah Betah di Papan Bawah

Penjualan mobil di Indonesia menunjukkan persaingan ketat. Sejumlah merek, Maxus, Subaru hingga Audi masuk papan bawah, sementara tiga merek belum tercatat angkanya.

img_title
VIVA.co.id
18 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut