Lepas Memulai Langkah Global dari Indonesia

Lepas L8 di GIIAS 2025
Sumber :
  • VIVA/Krisna Wicaksono

Tangerang, VIVA - Indonesia kembali menjadi panggung peluncuran global merek otomotif baru. Kali ini, giliran Chery Group yang memperkenalkan brand terbaru mereka, Lepas, dengan strategi penuh ambisi. Tak sekadar menambah jajaran model, Lepas ditargetkan sebagai simbol gaya hidup baru yaitu modis, premium, dan elektrifikasi.

img_title Bukan Cuma Mobil, Chery Kini Bawa Robot AI ke Indonesia

Menurut Zeng Shuo, Presiden Direktur PT Chery Sales Indonesia, pemilihan Indonesia sebagai pasar internasional pertama bukan tanpa alasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami melihat Indonesia sebagai pasar yang sangat strategis, dengan pertumbuhan signifikan pada kendaraan hybrid dan listrik,” ungkap Zeng di ICE BSD, Tangerang. 

img_title Chery Mendadak Royal, Siap Gelontorin Rp22 Triliun dan 1.200 Insinyur Buat Bikin Baterai Mobil Listrik

Lepas L6 di GIIAS 2025

Photo :
  • VIVA/Krisna Wicaksono

Merek Lepas sendiri pertama kali diperkenalkan di Wuhu, Tiongkok, pada April lalu, dan debut internasionalnya dilakukan di Jakarta dalam ajang GIIAS 2025.

img_title 5 Mobil Baru yang Sudah Pakai ADAS, Mulai Rp269 Jutaan

Sebagai bagian dari Chery Group, Lepas berdampingan dengan dua merek lain yang lebih dulu hadir: Chery dan Jaecoo. Jika Chery fokus pada pasar keluarga dan teknologi ramah lingkungan, dan Jaecoo hadir dengan karakter SUV tangguh dan off-road, maka Lepas disiapkan untuk konsumen muda yang mengutamakan desain, gaya hidup, dan eksklusivitas.

“Mobil ini dibuat untuk mereka yang ingin tampil beda. Eksteriornya chic, ramping, dan penuh warna. Dunia otomotif tidak harus hitam dan putih,” ujar Zeng.

Slogannya pun cukup mencolok: “Colorful Life and Masterful Drive.” Lepas akan memulai penjualannya dengan model L8, yang rencananya mulai diproduksi lokal pada akhir 2025. L8 akan hadir dalam tiga varian mesin yaitu ICE, PHEV, dan BEV, meski versi listrik penuh baru akan menyusul beberapa tahun ke depan. Estimasi harga L8 berada di kisaran Rp550 juta–Rp650 juta.

Produksi lokal akan dimulai antara November hingga Desember 2025, dengan target pengiriman perdana sebelum akhir tahun. Zeng memastikan bahwa mayoritas unit yang dijual ke konsumen adalah rakitan dalam negeri, dan model CBU hanya digunakan untuk uji jalan serta homologasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari sisi distribusi, Lepas akan didukung 15 hingga 20 dealer eksklusif hingga akhir tahun, dimulai dari kota-kota besar.

“Kami siapkan showroom luas dan layanan purna jual premium. Konsumen segmen ini sangat memperhatikan kualitas layanan,” kata Zeng.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut