GAC Indonesia Catat 3.046 SPK di GIIAS 2025

Booth GAC di GIIAS 2025
Sumber :
  • GAC

Tangerang, VIVA – GAC Indonesia menutup partisipasinya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 dengan catatan penjualan yang memuaskan bagi mereka. Perusahaan ini membukukan 3.046 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama pameran berlangsung.

img_title Toyota Bikin Innova Reborn Khusus, Bidik Juragan Travel

Dari seluruh model yang ditampilkan, Aion UT menjadi penyumbang terbesar penjualan. Mobil listrik ini mencatat 2.034 unit SPK, mayoritas berasal dari varian tertinggi, Tipe Premium.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aion UT juga menjadi kendaraan yang paling banyak dicoba pengunjung di area test drive. Sebanyak 2.543 orang tercatat menguji langsung performa mobil tersebut.

img_title Hyundai Punya Anak Baru Namanya Neira Bukan Dibikin di Korea

“Hal tersebut menjadi tanda bahwa Aion UT diterima dengan sangat baik oleh masyarakat Indonesia,” ujar CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, dikutip VIVA Otomotif dari keterangan resmi, Selasa 12 Agustus 2025.

Desain Aion UT merupakan hasil karya desainer Stéphane Janin dari GAC Advanced Design Center Europe. Perpaduan eksterior modern dan interior futuristik disebut menjadi salah satu daya tarik utama.

img_title BMW Modifikasi Indonesia Tembus SEMA Show 2026, Masuk 180 Mobil Terbaik Dunia

Kedua varian Aion UT, Standar dan Premium, telah dilengkapi teknologi DC Fast Charging CCS2. Pengisian daya dari 30% ke 80% disebut hanya memerlukan waktu 24 menit.

Harga pre-order Aion UT dipatok di bawah Rp 330 juta untuk varian Standar. Varian Premium memiliki harga sedikit di atas kisaran tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain Aion UT, model Aion V mencatat 619 SPK selama pameran. Produk lain seperti Hyptec HT dan Aion Y Plus juga memperoleh angka pemesanan yang dinilai positif.

“Dengan hasil yang positif ini, GAC Indonesia semakin percaya diri melanjutkan komitmen menghadirkan kendaraan listrik berkualitas,” kata Andry Ciu. Ia menyebut pihaknya akan terus menyesuaikan produk dengan kebutuhan masyarakat urban di Indonesia.

Booth Hyundai di PEVS 2025

Dikepung Merek Mobil China, Hyundai Klaim Masih Bisa Tumbuh di Indonesia

Hyundai mengakui persaingan mobil di Indonesia semakin ketat dengan hadirnya banyak merek baru. Meski begitu, penjualan Hyundai diklaim tumbuh 15 persen sepanjang 2026.

img_title
VIVA.co.id
6 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut