Jam Pulang Kerja Jadi Biang Macet di Jakarta

Kemacetan di Jalan Gatot Subroto
Sumber :
  • VIVA.co.id/Fajar Ramadhan

Jakarta, VIVA – Jakarta kembali menunjukkan predikatnya sebagai kota dengan lalu lintas paling padat di Indonesia. Namun, data terbaru menunjukkan fakta menarik: kemacetan paling parah ternyata bukan terjadi di pagi hari seperti yang selama ini diyakini banyak orang.

img_title Viral Pemobil Tewas Saat Terjebak Banjir di Latumenten Jakbar, Polisi Bongkar Fakta Sebenarnya

Justru, puncak kemacetan di ibu kota kini terjadi di sore hingga malam hari, terutama antara pukul 16.30 hingga 19.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data live traffic Jakarta yang dilihat VIVA Otomotif di TomTom Index pada Senin 20 Oktober 2025, tingkat kepadatan lalu lintas dalam tujuh hari terakhir mencapai lebih dari 100 persen di atas rata-rata normal pada jam-jam tersebut. Artinya, jumlah kendaraan di jalan melampaui kapasitas ideal, membuat waktu tempuh meningkat tajam hingga dua kali lipat.

img_title Diguyur Hujan, Sejumlah Ruas Jalan Jakarta Macet! Ini Titiknya

Untuk perbandingan, pada pagi hari, kemacetan memang masih terjadi — biasanya mulai terasa sejak pukul 06.30 WIB dan memuncak sekitar 07.30 hingga 08.30 WIB. Namun, begitu jam kerja dimulai, arus kendaraan cepat berkurang dan grafik menunjukkan penurunan tajam menjelang siang.

Hal ini menandakan bahwa perjalanan pagi kini lebih terdistribusi, tidak lagi menumpuk dalam satu rentang waktu sempit seperti beberapa tahun lalu.

img_title Banjir Rendam Jalan Arteri Jakarta, Tol Podomoro dan Sunter Macet!

Sebaliknya, lonjakan lalu lintas sore hari kini jauh lebih tajam. Data memperlihatkan peningkatan signifikan setiap pukul 17.00, bersamaan dengan jam pulang kantor dan meningkatnya aktivitas masyarakat di luar rumah.

Banyak warga Jakarta yang kini memilih tidak langsung pulang ke rumah, melainkan menuju pusat perbelanjaan, restoran, atau tempat hiburan. Kebiasaan ini membuat arus kendaraan di ruas-ruas utama seperti Sudirman, Gatot Subroto, hingga kawasan SCBD tetap padat hingga malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua hari paling macet dalam seminggu adalah Jumat dan Sabtu. Pada dua hari tersebut, tingkat kemacetan bahkan menembus lebih dari 100 persen, sementara kecepatan rata-rata kendaraan turun hingga di bawah 20 km/jam.

Hal ini menunjukkan kombinasi antara arus pulang kerja, aktivitas akhir pekan, dan meningkatnya jumlah kendaraan pribadi yang keluar di jam yang sama. Sebaliknya, hari Minggu menjadi waktu paling lengang dengan tingkat kemacetan yang jauh menurun.

Kemacetan di Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke Jalan Jenderal Sudirman.

Rapor Merah Kemacetan Jakarta 2025

Memasuki tahun 2026, para komuter di Jakarta harus lebih cerdik mengatur jadwal perjalanan menyusul rilis data statistik lalu lintas terbaru TomTom Index yang menunjukkan

img_title
VIVA.co.id
1 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut