Mengapa Bioetanol Disebut BBM Masa Depan?
- Acko
Ronny menilai kunci keberhasilan pengembangan bioetanol di Indonesia terletak pada kolaborasi lintas sektor. “Yang penting adalah insentif, kesiapan industri, dan rantai pasok yang terintegrasi antara pertanian dan energi,” tuturnya.
Dari sisi lingkungan, bioetanol dinilai jauh lebih ramah. Pembakarannya menghasilkan emisi CO₂ yang bisa 50 hingga 70 persen lebih rendah dibanding bensin fosil. Bahkan, karena dihasilkan dari tanaman yang menyerap karbon selama masa tumbuh, bioetanol disebut carbon-neutral.
Meski demikian, Ronny mengingatkan adanya risiko seperti deforestasi jika pengembangan bahan baku tidak dikendalikan. Oleh sebab itu, riset di ITB berikutnya berfokus pada etanol generasi kedua dan ketiga, yakni yang dihasilkan dari limbah pertanian serta mikroalga