Tips Memilih Kursi Bus agar Tidak Mudah Mabuk

Ilustrasi naik bus
Sumber :
  • Busdiscovery

Jakarta, VIVA – Perjalanan jauh menggunakan bus sering menjadi pilihan banyak orang karena biayanya yang terjangkau dan rutenya yang fleksibel. Namun, bagi sebagian orang, naik bus bisa menjadi tantangan karena mudah mengalami mabuk perjalanan.

img_title Detik-detik Kecelakaan Mengerikan Bus Pariwisata Bawa Karyawan Pabrik di Tol Ngawi, Polisi Beberkan Kondisi Terkini

Mabuk perjalanan terjadi akibat ketidakseimbangan antara apa yang dilihat mata dan apa yang dirasakan telinga bagian dalam. Kondisi ini membuat otak menerima sinyal yang bertentangan, sehingga menimbulkan rasa pusing, mual, dan bahkan muntah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agar perjalanan lebih nyaman, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah mabuk perjalanan. Tips ini tidak hanya berguna bagi penumpang yang sensitif, tapi juga untuk siapa pun yang ingin menikmati perjalanan tanpa gangguan.

img_title Kunci Mobil Sekarang Mahal, Gantinya Bisa Lebih dari Rp10 Juta

Dikutip VIVA Otomotif dari Busdiscovery, Sabtu 8 November 2025, pertama pilih tempat duduk yang tepat di dalam bus. Posisi terbaik biasanya di bagian tengah atau dekat jendela, karena getaran lebih kecil dan pemandangan luar membantu menjaga keseimbangan pandangan.

Kedua, usahakan tidak membaca buku atau menatap ponsel terlalu lama selama perjalanan. Fokus pada benda yang bergerak berbeda dengan tubuh dapat memperparah rasa mual.

img_title Motor Dipakai Setiap Hari, Kapan Oli Mesin Sebaiknya Diganti?

Selain itu, pandanglah ke arah jalan atau cakrawala di depan bus. Dengan cara ini, otak akan lebih mudah menyesuaikan antara gerakan tubuh dan penglihatan, sehingga risiko mabuk berkurang.

Menjaga kondisi tubuh juga penting sebelum bepergian. Hindari makan terlalu banyak atau terlalu sedikit sebelum naik bus, karena perut kosong atau terlalu penuh bisa memicu rasa tidak nyaman.

Konsumsi makanan ringan seperti roti atau biskuit beberapa saat sebelum berangkat. Makanan ringan membantu menstabilkan kadar gula darah tanpa membuat perut terasa begah.

Jika kamu sering mabuk, bawalah minyak angin atau aroma terapi. Bau segar seperti peppermint, jahe, atau lemon bisa membantu meredakan rasa mual dan menenangkan tubuh.

Minum air putih secukupnya juga tidak kalah penting. Dehidrasi ringan dapat memperparah pusing dan mual, jadi tetaplah terhidrasi selama perjalanan.

Usahakan pula untuk tidur atau beristirahat sebelum naik bus. Tubuh yang lelah lebih rentan terhadap mabuk perjalanan karena sistem keseimbangannya tidak bekerja maksimal.

Ketika mulai merasa pusing, coba buka jendela agar mendapat udara segar. Pernapasan yang dalam dan teratur juga bisa membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi rasa tidak nyaman.

Beberapa orang juga merasa terbantu dengan mengonsumsi obat anti-mabuk perjalanan. Obat ini sebaiknya diminum sekitar 30 menit sebelum berangkat agar bekerja optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pastikan berkonsultasi dengan apoteker atau dokter sebelum menggunakan obat-obatan tersebut. Setiap orang memiliki reaksi berbeda terhadap kandungan obat, jadi penting memastikan keamanannya.

Dengan persiapan yang tepat, mabuk perjalanan sebenarnya bisa dicegah. Nikmati perjalanan dengan bus tanpa khawatir rasa mual, dan jadikan setiap perjalanan lebih menyenangkan.

Halte Bus Transjakarta

Pemerintah Incar Bus Ikut Disetrum Mulai 2027

Pemerintah menyiapkan peta jalan elektrifikasi bus kota mulai 2027. Kota dengan koridor transportasi yang siap akan menjadi prioritas penggunaan bus listrik dan angkutan.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut