Chery dan Wuling Berlomba Salip Hyundai

Chery Tiggo Cross Sport, Hyundai Creta N Line, Wuling Alves
Sumber :
  • VIVA/Yunisa Herawati

Jakarta, VIVA – Persaingan mobil penumpang di Indonesia kembali memanas menjelang akhir 2025. Tiga merek asal Asia yaitu Hyundai, Chery, dan Wuling menjadi sorotan karena selisih penjualan mereka kini makin tipis.

img_title 5 Mobil Baru yang Sudah Pakai ADAS, Mulai Rp269 Jutaan

Berdasarkan data retail terbaru Gaikindo, dilihat VIVA Otomotif Jumat 12 Desember 2025, Hyundai masih berada di depan dengan total 18.464 unit sepanjang Januari–November 2025. Namun, performa stabil dua pesaing terdekatnya membuat posisi Hyundai tak lagi seaman tahun-tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Chery membukukan 18.071 unit, hanya terpaut ratusan unit dari Hyundai. Kenaikan konsisten di beberapa bulan terakhir menunjukkan bahwa merek ini mulai mendapat tempat di hati konsumen, terutama lewat lini SUV yang agresif dipasarkan.

img_title Hyundai Punya Ambisi Baru, Stargazer Cartenz Diincar Masuk 10 Besar

Booth Wuling di IIMS 2025

Photo :
  • Wuling Motors

Wuling pun tak kalah kompetitif dengan torehan 17.506 unit. Merek ini tampil lebih matang, memadukan model konvensional dan listrik yang kini semakin diterima pasar.

img_title Hyundai Bakal Luncurkan 7 Mobil Baru dalam 8 Bulan

Pergerakan angka tersebut memperlihatkan bagaimana dua merek asal Tiongkok itu semakin mendekat ke posisi Hyundai. Jika ritme penjualan tetap seperti ini, bukan tidak mungkin mereka menutup tahun dengan kejutan.

Chery sukses memanfaatkan strategi peluncuran model beruntun dan harga yang kompetitif. Langkah ini membuat mereka terus menambah volume sekaligus memperluas jangkauan pasar di berbagai daerah.

Wuling juga diuntungkan oleh portofolio yang semakin lengkap, termasuk model listrik yang menjadi salah satu pendorong utama. Dukungan jaringan aftersales yang terus diperluas membuat pembeli semakin percaya diri memilih merek ini.

Hyundai sendiri sebenarnya masih menunjukkan performa solid, tetapi tekanan dari dua rivalnya kini semakin terasa. Beberapa segmen yang dulu relatif aman kini mulai dipenuhi kompetitor dengan produk sekelas namun lebih agresif dalam penawaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertarungan tiga merek ini diperkirakan menjadi salah satu cerita utama pasar otomotif di akhir tahun. Konsumen mendapat lebih banyak pilihan, sementara produsen dituntut terus meningkatkan nilai produk agar tetap relevan.

Pada akhirnya, menarik untuk ditunggu apakah Wuling atau Chery mampu menyalip Hyundai dalam waktu dekat. Dengan selisih yang makin tipis, persaingan menuju posisi 10 besar nasional kini semakin ketat dan penuh kejutan.

Chery Tiggo 7 yang dipasarkan di China

Chery Mendadak Royal, Siap Gelontorin Rp22 Triliun dan 1.200 Insinyur Buat Bikin Baterai Mobil Listrik

Chery menyiapkan investasi Rp22 triliun dan 1.200 insinyur untuk mengembangkan baterai solid-state. Pengujian teknologi baterai mobil listrik ini dimulai tahun 2027.

img_title
VIVA.co.id
4 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut