Sering Cuci Motor Malah Bikin Kusam? Ini Penyebabnya

Ilustrasi mencuci motor
Sumber :
  • Dok: SIS

Jakarta, VIVA – Mencuci motor merupakan perawatan rutin yang lumrah dilakukan oleh pemilik kendaraan roda dua. Namun, kebiasaan ini justru bisa menimbulkan kerugian jika dilakukan dengan cara yang keliru.

img_title Kunci Mobil Sekarang Mahal, Gantinya Bisa Lebih dari Rp10 Juta

Banyak pemilik motor menganggap proses mencuci hanya sebatas menyiram air dan membersihkan kotoran. Padahal, ada sejumlah detail penting yang sering diabaikan dan berdampak pada kondisi cat serta komponen motor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disadur VIVA Otomotif dari laman Suzuki, Selasa 30 Desember 2025, salah satu kesalahan yang kerap terjadi adalah mencuci motor saat kondisi bodi masih panas. Perbedaan suhu ekstrem antara air dan permukaan bodi dapat memicu kejutan termal.

img_title Motor Dipakai Setiap Hari, Kapan Oli Mesin Sebaiknya Diganti?

Kondisi tersebut berpotensi mempercepat munculnya retak-retak halus pada lapisan cat maupun clear coat. Dalam jangka panjang, tampilan motor menjadi kusam dan sulit dipulihkan seperti semula.

Kesalahan berikutnya adalah penggunaan sabun cuci piring atau deterjen bubuk. Produk ini memiliki pH tinggi dan mengandung bahan kimia keras yang tidak dirancang untuk permukaan cat kendaraan.

img_title Berkendara Saat Hujan, Handgrip Motor Perlu Diperhatikan

Penggunaan sabun yang tidak sesuai dapat mengikis lapisan wax pelindung. Akibatnya, clear coat cat menjadi rusak dan warna motor lebih cepat memudar.

Selain itu, penggunaan spons atau kain lap yang kotor juga sering dianggap sepele. Padahal, alat pencuci yang sudah terkontaminasi pasir atau kerikil halus sangat berisiko merusak bodi motor.

Gesekan partikel kecil tersebut dapat menimbulkan baret dan goresan halus. Jika dibiarkan, permukaan cat akan terlihat buram meski motor rutin dicuci.

Kesalahan tidak berhenti pada proses pencucian saja, tetapi juga terjadi saat pengeringan. Membiarkan bodi motor mengering sendiri setelah terkena air hujan sebaiknya dihindari.

Air hujan mengandung zat asam dan polutan yang bisa menimbulkan jamur air atau water spot. Noda ini sulit dihilangkan dan dapat merusak lapisan clear coat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, motor sebaiknya segera dilap hingga kering setelah terkena hujan. Langkah sederhana ini dapat mencegah munculnya bercak permanen pada bodi.

Kesalahan lain yang tak kalah merugikan adalah jarang membersihkan motor atau bahkan tidak pernah mencucinya. Debu, lumpur, dan kotoran yang menumpuk lama bersifat abrasif.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut