Sama-sama BBM RON 92, Apa Bedanya Pertamax, Shell Super, BP 92, dan Revvo?

Keadaan SPBU Pertamina Rest Area KM 57A Cikampek Jelang Mudik Lebaran
Sumber :
  • VIVA/Muhammad Thoifur

Jakarta, VIVA – Memilih bahan bakar minyak alias BBM dengan angka oktan RON 92 kini tidak lagi sekadar soal angka RON, tetapi juga menyangkut formulasi aditif yang dibawa masing-masing merek. Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia menawarkan bensin dengan paket teknologi berbeda yang diklaim mampu menjaga performa mesin tetap optimal.

img_title Bahlil Bidik Lahan Tidur Karawang untuk Etanol, RI Siapkan Campuran Bensin E20 hingga E50

Berdasarkan informasi resmi dari masing-masing perusahaan yang dirangkum VIVA Otomotif Jumat 3 April 2026, Pertamax dari Pertamina dibekali formula aditif yang berfungsi membantu membersihkan endapan karbon, khususnya pada sistem injeksi dan katup masuk. Kandungan ini dirancang agar proses pembakaran tetap efisien dalam jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Shell melalui produk Super juga menyematkan paket aditif yang tidak hanya berfungsi sebagai pembersih, tetapi juga diklaim mampu membantu mengurangi gesekan pada komponen internal mesin. Dengan begitu, kerja mesin bisa terasa lebih ringan sekaligus menjaga efisiensi bahan bakar.

img_title Perwakilan Kampus Luar Negeri Pelajari Transformasi Digital Pertamina

Produk Revvo 92 dari Vivo turut mengandalkan aditif pembersih yang difokuskan pada sistem bahan bakar. Formula tersebut disebut dapat membantu mencegah terbentuknya endapan seperti gum atau residu di dalam tangki maupun saluran bahan bakar.

Adapun BP-AKR melalui BP 92 menghadirkan teknologi aditif yang bekerja sejak bahan bakar masuk ke dalam mesin. Fungsinya serupa, yakni membantu menjaga kebersihan komponen mesin sekaligus mendukung pembakaran yang lebih optimal.

img_title Harga Minyak Dunia Tembus US$92 per Barel, Bahlil Pastikan BBM Subsidi Tak Naik sampai Akhir 2026

Secara teknis, seluruh bahan bakar RON 92 pada dasarnya memiliki fungsi utama yang sama, yakni menahan knocking pada mesin dengan rasio kompresi tertentu. Perbedaan yang ada lebih terletak pada komposisi dan karakter aditif yang digunakan masing-masing produsen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penggunaan bahan bakar dengan kandungan aditif tersebut umumnya memberikan dampak dalam jangka panjang, seperti menjaga kebersihan ruang bakar hingga membantu mesin tetap bekerja stabil. Namun, hasil yang dirasakan bisa berbeda tergantung kondisi mesin dan pola penggunaan kendaraan.

Karena itu, pemilihan bahan bakar sebaiknya tetap disesuaikan dengan spesifikasi mesin kendaraan. Selama angka oktan sesuai rekomendasi pabrikan, penggunaan bahan bakar dari berbagai merek pada dasarnya tetap aman digunakan.

Menko Bahlil meninjau fasilitas Kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina Balikpapan.

Perkuat RDMP Balikpapan, Bahlil Tegaskan Pemerintah dan Pertamina Pastikan Distribusi Energi Terjaga

Menko Bahlil menegaskan bahwa kunjungan ke RDMP Balikpapan dilakukan untuk memastikan kesiapan kilang sekaligus mengevaluasi ketersediaan stok BBM di wilayah Kalimantan.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut