Coolant Tak Boleh Dicampur, Ini Risikonya bagi Radiator Mobil

Master Radiator Coolant
Sumber :
  • Autochem

Penggunaan OAT dinilai lebih sesuai untuk mesin modern yang umumnya menggunakan material aluminium. Selain itu, teknologi ini juga diklaim lebih ramah lingkungan dan memiliki tingkat penguapan yang lebih rendah.

img_title Jangan Sepelekan Bintik Karat di Bodi Mobil

Namun demikian, kedua jenis coolant ini tidak dapat dicampur. Reaksi kimia antara aditif IAT dan OAT dapat saling menetralkan, sehingga perlindungan terhadap korosi menjadi hilang. Bahkan, pencampuran tersebut berpotensi menimbulkan endapan lumpur yang dapat menghambat sirkulasi cairan di dalam radiator.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai salah satu produk di pasar, Master Radiator Coolant disebut dirancang untuk mendukung performa mesin di iklim tropis. Produk ini memiliki kandungan aditif yang diklaim mampu membantu proses perpindahan panas secara optimal serta memiliki titik didih lebih tinggi dibanding air biasa.

img_title Sama-Sama Ada Angka, Ternyata Arti Rambu Batas Kecepatan Bisa Berbeda

Selain itu, cairan radiator ini juga telah tersedia dalam kondisi siap pakai (ready to use), sehingga komposisinya lebih terjaga dan bebas dari kandungan mineral yang berpotensi memicu korosi.

Dengan memahami jenis dan fungsi radiator coolant, serta melakukan penggantian secara berkala, pemilik kendaraan dapat menjaga kinerja sistem pendingin tetap optimal sekaligus meminimalkan risiko kerusakan akibat karat.

img_title Cuaca Mulai Berubah, Ini Persiapan Mobil Sebelum Musim Hujan
Kunci remote BMW Seri 7 terbaru yang dilengkapi dengan immobilizer.

Kunci Mobil Sekarang Mahal, Gantinya Bisa Lebih dari Rp10 Juta

Kunci mobil modern hilang bisa bikin kantong jebol. Biaya penggantiannya di AS mencapai lebih dari Rp10 juta, belum termasuk pemrograman dan jasa teknisi tambahan.

img_title
VIVA.co.id
18 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut