Mobil Ini Bikin Celaka saat Diparkir

Chevrolet Silverado
Sumber :
  • Carscoops

Detroit, VIVA – Kendaraan yang sedang terparkir umumnya dianggap aman dan tidak menimbulkan risiko bagi pemilik maupun orang di sekitarnya. Namun, sebuah kasus yang melibatkan mobil produksi Amerika Serikat menunjukkan bahwa bahaya bisa muncul bahkan ketika kendaraan tidak sedang digunakan.

img_title Daftar Harga Mobil Niaga Listrik di Indonesia, Mulai Rp323 Jutaan

General Motors (GM) baru-baru ini memperluas kampanye penarikan kembali atau recall terhadap ribuan kendaraan akibat masalah pada sistem airbag. Yang menarik perhatian, salah satu kasus yang memicu investigasi terjadi saat mobil dalam kondisi terparkir dan tidak berpenghuni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa tersebut melibatkan Chevrolet Silverado model tahun 2019. Berdasarkan hasil penyelidikan, disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Sabtu 30 Mei 2026, airbag samping bagian atap atau roof rail airbag diduga mengalami kerusakan hingga berpotensi pecah meski kendaraan tidak sedang dikendarai.

img_title Belum Bisa Dibawa Pulang, 3.000 Orang Sudah Kepincut Pajero Baru

Masalah ini berkaitan dengan komponen inflator airbag yang diproduksi oleh pemasok pihak ketiga. Jika kerusakan terjadi, gas bertekanan di dalam inflator dapat keluar secara tiba-tiba dan sejumlah komponen berpotensi terpental ke dalam kabin kendaraan.

GM menyebut recall terbaru mencakup 2.785 unit kendaraan, terdiri dari Chevrolet Silverado 1500 model tahun 2018, serta Chevrolet Silverado 2500 HD, Silverado 3500 HD, GMC Sierra 2500 HD, dan GMC Sierra 3500 HD model tahun 2019.

img_title Terpopuler: Suzuki Baleno Facelift, Motor Bekas yang Harganya Stabil, hingga Cara Cuci Mobil Kena Abu Vulkanik

Investigasi mengarah pada dua kemungkinan penyebab utama. Pertama adalah retakan kecil pada tabung inflator yang muncul selama proses produksi. Kedua adalah adanya sisa air dalam komponen setelah proses pencucian di pabrik, yang dalam jangka panjang dapat memicu korosi dan melemahkan struktur tabung bertekanan tersebut.

Jika kondisi itu terjadi, inflator berpotensi mengalami kerusakan atau pecah, sehingga membahayakan orang yang berada di sekitar kendaraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, GM juga mengumumkan recall lain yang melibatkan lebih dari 4.000 kendaraan Cadillac terkait airbag pengemudi. Dalam kasus tersebut, inflator airbag berisiko pecah saat mengembang dan dapat menyemburkan serpihan logam ke arah pengemudi maupun penumpang.

Kasus-kasus tersebut menjadi pengingat bahwa komponen keselamatan modern tidak hanya harus bekerja saat terjadi kecelakaan, tetapi juga harus tetap aman sepanjang usia kendaraan. Karena itu, setiap pengumuman recall sebaiknya tidak diabaikan oleh pemilik mobil, meskipun kendaraan terlihat normal dan tidak menunjukkan gejala kerusakan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut