Pemilik Ducati Mulai Terkena Dampak Ekonomi

Ducatisti di Indonesia Adakan Touring di Bali
Sumber :
  • Ducati

Jakarta, VIVA – Pemilik motor Ducati di Indonesia mulai merasakan dampak tekanan ekonomi global yang belakangan memengaruhi berbagai sektor industri. Bukan pada harga motornya, melainkan biaya perawatan yang berpotensi meningkat akibat kenaikan harga suku cadang.

img_title Adu Gahar Motor Sport 250 cc: CBR250RR, R25, dan Ninja 250

Melalui pengumuman resmi yang disampaikan kepada pelanggan, dilihat VIVA Otomotif di laman resminya, Selasa 9 Juni 2026, Ducati Indonesia menyatakan bahwa mulai 8 Juni 2026 seluruh suku cadang baru yang berada di luar stok yang tersedia saat ini mengalami penyesuaian harga sebesar 20 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan tersebut disebut sebagai dampak dari kondisi ekonomi global yang memengaruhi rantai pasok suku cadang. Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing juga menjadi faktor yang meningkatkan biaya pengadaan komponen impor.

img_title Sempat Terjatuh, Marc Marquez Raih Pole Position MotoGP Australia 2026

Bagi pemilik Ducati, kondisi ini tentu menjadi perhatian tersendiri. Sebab, sebagian besar komponen untuk perawatan maupun perbaikan motor asal Italia tersebut masih didatangkan dari luar negeri.

Kenaikan harga suku cadang berpotensi membuat biaya servis berkala maupun penggantian komponen tertentu menjadi lebih mahal dibanding sebelumnya. Terlebih untuk model-model berkapasitas besar yang membutuhkan komponen dengan spesifikasi khusus.

img_title Yamaha MT-125 Facelift Debut, Lampu Depan hingga Bodi Berubah

Ducati Indonesia menjelaskan bahwa penyesuaian harga tersebut berlaku terpisah dan berada di luar kebijakan kenaikan harga yang sebelumnya sudah diterapkan. Artinya, kenaikan terbaru ini merupakan tambahan dari penyesuaian yang pernah dilakukan sebelumnya.

Meski demikian, perusahaan memastikan bahwa harga lama masih berlaku untuk stok suku cadang yang saat ini tersedia. Konsumen yang membutuhkan komponen tertentu masih dapat memperoleh harga sebelumnya selama persediaan belum habis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini menunjukkan bahwa gejolak ekonomi global tidak hanya berdampak pada harga kendaraan baru, tetapi juga mulai dirasakan pada sektor purnajual. Industri otomotif yang bergantung pada impor komponen menjadi salah satu yang paling rentan terhadap perubahan kurs dan biaya logistik internasional.

Bagi pemilik kendaraan premium seperti Ducati, biaya kepemilikan kini menjadi faktor yang semakin penting untuk diperhitungkan. Selain harga beli motor yang relatif tinggi, biaya perawatan dan ketersediaan suku cadang juga ikut dipengaruhi oleh dinamika ekonomi yang terjadi di tingkat global.

Motor Honda CBR250RR warna Bravery Red Black.

Terpopuler: Adu CBR250RR vs R25 vs Ninja 250, Kisah Purbaya, dan Mobil China Jalan Miring

Komparasi Honda CBR250RR, Yamaha R25, dan Kawasaki Ninja 250, cerita Purbaya yang disebut pelit oleh istri, serta mobil China yang melaju miring di tol.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut