Regulasi MotoGP Makin Ketat, tapi Motor Makin Kencang
- Aprilia
Jakarta, VIVAÂ - Motor yang digunakan di kelas utama balap motor dunia terus berubah dari masa ke masa. Bukan hanya desainnya, kapasitas mesin, tenaga, kecepatan, akselerasi, elektronik, aerodinamika, hingga bahan bakar juga mengalami perkembangan besar.
Jika melihat sejarahnya, berdasarkan penelusuran VIVA Otomotif Kamis 8 Oktober 2026, kelas utama ini pernah menggunakan mesin 500cc dua tak sebelum memasuki era mesin empat tak dengan kapasitas jauh lebih besar. Pada era 500cc yang berlangsung hingga 2001, mesin dua tak menjadi dominan sejak 1970-an dan motor generasi terakhir mampu menghasilkan sekitar 190 daya kuda.
Motor 500cc tersebut memang ringan dan memiliki karakter agresif, tetapi kecepatan puncaknya masih jauh dibandingkan MotoGP modern. Sebagai gambaran, Yamaha YZR500 2001 memiliki tenaga sekitar 180 daya kuda dan saat kualifikasi di Mugello tercatat mencapai 305,9 km/jam.
Perubahan besar terjadi pada 2002 ketika kelas utama memasuki era MotoGP. Kapasitas mesin maksimum naik menjadi 990cc dan tenaga pabrikan teratas mendekati 230 daya kuda, sementara teknologi seperti traction control, engine braking, dan anti-wheelie mulai berkembang.
Kecepatan juga meningkat. Honda RC211V 990cc yang tampil pada 2002 tercatat mencapai 324,5 km/jam di Mugello, sedangkan pada akhir era 990cc, kecepatan tertinggi di sirkuit tersebut sudah mencapai sekitar 334 km/jam.
Mulai 2007, kapasitas mesin dipangkas menjadi 800cc untuk mengurangi kecepatan. Meski tenaganya masih sekitar 230 daya kuda, pengembangan mesin berputaran tinggi dan elektronik membuat performanya tetap sangat kompetitif. Bahkan di Qatar, catatan pole 2007 lebih cepat dibandingkan 2006 meski kapasitas mesin turun, menunjukkan bahwa lap time tidak hanya ditentukan oleh kapasitas mesin.
Pada 2012, MotoGP kembali menggunakan mesin maksimal 1.000cc. Motor modern menghasilkan sekitar 250 daya kuda, mampu mencapai lebih dari 360 km/jam, dan dapat berakselerasi 0-100 km/jam sekitar 2,6 detik. Rekor kecepatan MotoGP kini mencapai 368,6 km/jam di Mugello pada 2026.
Perbedaan lap time juga sangat terasa. Di Mugello, pole 500cc Valentino Rossi pada 2001 adalah 1 menit 52,554 detik, sedangkan pada 2026 catatan pole sudah menembus 1 menit 43,921 detik, lebih cepat sekitar 8,6 detik.
Mulai 2027, kapasitas mesin kembali dipangkas menjadi 850cc. Bore maksimum turun dari 81 mm menjadi 75 mm, aerodinamika dibatasi, perangkat ride-height dan holeshot dilarang, serta bobot motor juga akan lebih ringan.