Supercar Ini Pakai Komponen China di Tempat yang Tak Diduga

Bugatti W16 Mistral
Sumber :
  • Bugatti

Molsheim, VIVA – Material yang digunakan pada sebuah supercar biasanya identik dengan serat karbon, titanium, aluminium, atau kulit premium. Semua dipilih demi mengejar bobot ringan, performa tinggi, sekaligus kesan mewah yang menjadi ciri mobil-mobil berharga fantastis.

img_title Saat Masih Jaya-jayanya, Mike Tyson Koleksi Mobil Mewah dari Berbagai Merek

Namun, ada pendekatan berbeda yang justru diambil Bugatti. Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Kamis 2 Juli 2026, pabrikan asal Prancis itu menghadirkan edisi khusus W16 Mistral dengan memanfaatkan material yang selama ini lebih dikenal sebagai bahan pembuat peralatan makan, yakni porselen atau fine china.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, material tersebut bukan dipasang pada bagian bodi utama maupun komponen mesin. Bugatti justru menempatkan porselen di beberapa detail kecil yang jarang menjadi perhatian, seperti tutup tangki bahan bakar, tutup oli mesin, emblem EB, hingga panel pada penutup mesin.

img_title Polisi Indonesia Lihat Mobil Patroli Ini Pasti Geleng-geleng

Edisi spesial bernama Blanc Éternel itu dikembangkan bersama produsen keramik asal Jerman, Königliche Porzellan-Manufaktur Berlin (KPM). Kolaborasi tersebut melanjutkan kerja sama yang pernah dilakukan Bugatti pada 2011 melalui Veyron Grand Sport Vitesse L'Or Blanc.

Meski terlihat sederhana, proses pembuatannya ternyata cukup rumit. Setiap komponen porselen harus dibuat dengan ukuran lebih besar karena material tersebut akan menyusut sekitar 17 persen saat melalui proses pembakaran di tungku bersuhu tinggi.

img_title Zlatan Ibrahimovic Punya Tradisi Aneh, Tiap Ultah Malah Beli Supercar Baru

Perhitungan yang presisi menjadi kunci agar setiap bagian dapat terpasang sempurna setelah selesai diproses. Kesalahan beberapa milimeter saja bisa membuat komponen tidak dapat digunakan.

Sentuhan porselen juga berlanjut hingga ke dalam kabin. Material tersebut menghiasi tuas transmisi, penutup speaker, sandaran tangan konsol tengah, bantalan lutut, hingga sakelar kaca jendela.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak berhenti di situ, interior berlapis kulit putih juga mendapat sentuhan artistik berupa garis-garis hitam yang dilukis secara manual. Motif tersebut mengikuti pola digital permukaan bodi mobil atau dikenal sebagai Non-Uniform Rational B-Splines (NURBS), sehingga menampilkan bentuk dasar desain yang biasanya tersembunyi di balik lapisan cat.

Sementara itu, bagian luar mobil didominasi warna putih dengan aksen garis hitam yang dikerjakan menggunakan tangan. Berbeda dengan edisi L'Or Blanc terdahulu yang menggunakan aksen biru, kali ini Bugatti memilih tampilan yang lebih minimalis untuk menonjolkan karakter desain Mistral.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut