Pengiriman Motor Buatan Indonesia ke Luar Negeri Melambat

Pabrik motor honda.
Sumber :
  • www.welovehonda.com

Jakarta, VIVA – Kinerja ekspor sepeda motor buatan Indonesia mengalami penurunan pada Juni 2026. Berdasarkan data wholesales Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), pengiriman motor dalam bentuk utuh atau completely built up (CBU) tercatat sebanyak 50.067 unit.

img_title 15 Merek Motor Turun Gunung di IMOS 2026

Dilihat VIVA Otomotif pada Kamis 9 Juli 2026, jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan Mei 2026 yang mencapai 54.759 unit. Artinya, ekspor motor CBU turun sekitar 8,6 persen secara bulanan atau berkurang 4.692 unit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, kinerja ekspor pada Juni masih lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada Juni 2025, ekspor motor CBU tercatat sebanyak 46.096 unit, sehingga tahun ini masih tumbuh sekitar 8,6 persen secara tahunan.

img_title TVS Ronin Agonda Mengaspal, Intip Perbedaan dengan Versi Lain

Selain ekspor dalam bentuk utuh, AISI juga mencatat penurunan pada pengiriman motor dalam bentuk completely knocked down (CKD). Selama Juni 2026, ekspor CKD mencapai 644.402 unit, turun dari 697.614 unit pada Mei 2026.

Jika dibandingkan dengan Juni tahun lalu, ekspor CKD juga masih lebih rendah. Pada Juni 2025, jumlah motor yang dikirim dalam bentuk terurai mencapai 756.611 unit, sehingga penurunannya mencapai lebih dari 110 ribu unit.

img_title Bahlil soal Pasokan Gas ke Singapura Dikurangi: Prioritas Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri, Baru Ekspor

Hal serupa terjadi pada ekspor komponen atau part by part. Sepanjang Juni 2026, jumlah komponen yang dikirim ke luar negeri mencapai 14.932.577 unit, lebih rendah dibandingkan Mei yang mencatat 16.577.672 unit.

Meski turun secara bulanan, ekspor komponen masih menunjukkan pertumbuhan dibandingkan tahun lalu. Pada Juni 2025, ekspor part by part tercatat sebanyak 11.149.042 unit, sehingga tahun ini masih meningkat cukup signifikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara akumulasi, ekspor motor Indonesia sepanjang Januari hingga Juni 2026 masih menunjukkan angka yang cukup besar. Ekspor CBU mencapai 316.819 unit, sementara ekspor CKD menembus 3.863.794 unit dan pengiriman komponen mencapai 81.967.446 unit.

Data tersebut menunjukkan industri sepeda motor nasional masih memiliki peran penting sebagai basis produksi untuk berbagai pasar ekspor. Berbagai merek yang diproduksi di Indonesia hingga kini masih memasok kebutuhan kendaraan roda dua ke sejumlah negara di kawasan Asia, Amerika Latin, Timur Tengah, hingga Eropa.

Booth Yamaha di IMOS 2024

Orang Indonesia Ternyata Punya Kebiasaan Ini Soal Motor

Industri motor mengandalkan konsumen yang mengganti kendaraan setiap 4-5 tahun. AISI ungkap strategi menjaga penjualan di tengah pasar yang padat. Simak berikut ini.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut