Bensin Motor Mendadak Boros? Komponen Ini Bisa Jadi Penyebabnya
- Dok: AHM
Jakarta, VIVA – Motor boros bensin adalah kondisi ketika konsumsi bahan bakar meningkat sehingga pengendara harus lebih sering mengisi BBM untuk menempuh jarak yang sama.
Masalah ini bisa ditandai dengan tangki yang lebih cepat kosong, biaya bensin yang membengkak, atau tarikan mesin yang terasa berat. Penyebabnya beragam, mulai dari gaya berkendara, tekanan ban yang kurang, hingga komponen mesin yang kotor atau tidak terawat. Salah satu bagian yang perlu diperiksa adalah saringan udara karena komponen ini berfungsi menyaring debu dan kotoran sebelum udara masuk ke ruang pembakaran.
Oleh karena itu, pengeluaran untuk membeli bensin bisa meningkat ketika sepeda motor yang biasanya irit tiba-tiba terasa lebih boros. Kondisi ini kerap membuat pengendara menduga adanya masalah pada mesin atau sistem injeksi. Padahal, penyebabnya bisa berasal dari komponen kecil yang sering terlupakan, yaitu saringan udara.
Dikutip VIVA dari Wahana Honda Kamis, (29/10/2026), mengingatkan bahwa filter udara berperan penting menjaga performa mesin. Jika komponen ini kotor dan tidak diganti sesuai jadwal, pasokan udara ke ruang bakar dapat terganggu dan memengaruhi konsumsi bahan bakar.
1. Saringan Udara Berfungsi Menjaga Kebersihan Mesin
Saringan udara atau air filter bertugas menyaring debu dan partikel kotoran sebelum udara masuk ke sistem pembakaran. Mesin membutuhkan udara dan bahan bakar dalam komposisi yang sesuai agar dapat menghasilkan tenaga secara optimal.
Pada sejumlah sepeda motor Honda modern, filter menggunakan tipe viscous paper element, yakni elemen kertas khusus dengan lapisan perekat untuk menangkap debu. Jenis ini tidak bisa dirawat sembarangan karena karakteristiknya berbeda dari filter berbahan busa yang dapat dibersihkan sesuai petunjuk pabrikan.
Informasi tersebut juga dijelaskan oleh Astra Honda Motor, yang menekankan pentingnya menjaga kondisi saringan udara demi mendukung kinerja mesin.
2. Filter Kotor Bisa Membuat Bensin Lebih Boros
Ketika debu menumpuk dan menghambat aliran udara, mesin tidak memperoleh pasokan udara secara optimal. Kondisi tersebut dapat mengganggu proses pembakaran dan menurunkan efisiensi kerja mesin.
Akibatnya, pengendara mungkin perlu menarik gas lebih dalam untuk memperoleh tenaga yang sama. Jika terjadi terus-menerus, konsumsi bensin bisa meningkat dan biaya perjalanan harian ikut bertambah.