Daftar Harga Motor Listrik September 2026
- VIVA.co.id/Muhammad Indra Nugraha
Jakarta, VIVA – Pilihan motor listrik di Indonesia semakin beragam dengan rentang harga yang cukup lebar pada September 2026. Konsumen bisa menemukan motor listrik dengan harga mulai Rp12 jutaan, sementara model premium dari merek seperti Kawasaki dan Vespa dibanderol hingga hampir Rp200 juta.
Berdasarkan daftar harga OTR Jakarta yang dirangkum VIVA Otomotif Rabu 2 September 2026, Polytron Fox-200 menjadi salah satu motor listrik paling murah dengan harga Rp12,1 juta melalui skema sewa baterai. Jika konsumen ingin memiliki baterainya, harganya menjadi Rp21,1 juta.
Di kelas harga belasan juta rupiah, terdapat Selis Neo Scootic seharga Rp13,5 juta, Avand SC121 Rp13,5 juta, serta Yadea GT20 Rp15,5 juta. United juga menawarkan beberapa pilihan seperti T1800 Rp16,19 juta, MX-1200 Rp16,8 juta, dan MT1500 Rp16,9 juta.
Pilihan lainnya datang dari Volta dengan eX seharga Rp17,85 juta, 401 Reguler Rp18,25 juta, Eagle Rp18,85 juta, dan Virgo Rp19,1 juta. Sementara itu, Selis memiliki E-Max Rp15,5 juta dan Agats SLA Rp19,9 juta.
Untuk merek yang lebih premium, ALVA N3 tercatat Rp16,5 juta dengan skema sewa baterai. Ada pula N3 Next Gen dan ONE XP yang masing-masing berada di kisaran Rp31,5 juta.
Honda menawarkan ICON e: dengan harga Rp28 juta, sedangkan EM1 e: berada di kisaran Rp40 juta hingga Rp40,5 juta. CUV e: dibanderol Rp54,45 juta dan versi RoadSync Duo Rp59,65 juta.
Di kelas yang lebih tinggi, MAKA Cavalry dipasarkan sekitar Rp39,5 juta. Sementara Omoway memiliki beberapa model dengan harga mulai Rp46,9 juta hingga Rp76,9 juta.
Bagi konsumen yang mencari motor listrik bergaya sport, Kawasaki Z e-1 dibanderol Rp147,7 juta dan Ninja e-1 Rp150,6 juta. Di posisi paling atas dalam daftar ini terdapat Vespa Elettrica dengan harga Rp198 juta untuk wilayah Jakarta.
Sebagai informasi, pasar motor listrik juga memasuki periode yang menarik karena pemerintah menyiapkan insentif pembelian sebesar Rp3 juta per unit. Program tersebut direncanakan mulai berjalan pada September 2026, tetapi model yang memenuhi syarat serta mekanisme penyalurannya masih menunggu aturan teknis pemerintah.