Sering Dikira Impor, 5 Helm Ini Ternyata Asli Indonesia

VIVA Otomotif: Helm RSV New Windtail
Sumber :
  • Dok: RSV Helmet

Jakarta, VIVA – Nama dan desain sejumlah merek helm di Indonesia kerap membuat produknya terlihat seperti berasal dari luar negeri. Padahal, ada sejumlah merek yang lahir dan berkembang di Indonesia, bahkan sebagian sudah membawa produknya ke pasar internasional.

img_title 15 Merek Motor Turun Gunung di IMOS 2026

Dari penelusuran VIVA Otomotif, Rabu 16 September 2026, salah satunya adalah KYT, merek yang berada di bawah grup Tarakusuma Indah. Perusahaan yang berbasis di Indonesia tersebut mengembangkan KYT hingga masuk ke berbagai ajang balap dunia, termasuk MotoGP, sehingga namanya kini tidak hanya dikenal di pasar dalam negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, nama KYT sendiri memang memiliki cerita yang membuatnya terdengar seperti merek Jepang. Nama tersebut memiliki kaitan dengan Kyoto, tetapi KYT sebagai merek helm dikembangkan oleh perusahaan Indonesia dan saat ini memiliki jaringan serta aktivitas bisnis di berbagai negara.

img_title TVS Ronin Agonda Mengaspal, Intip Perbedaan dengan Versi Lain

Merek berikutnya adalah INK, yang juga masih berada dalam portofolio Tarakusuma Indah. Produk INK mencakup berbagai jenis helm, mulai dari open face hingga full face dan modular, dengan pengembangan produk yang ditujukan untuk kebutuhan pengendara sehari-hari maupun penggemar sepeda motor.

Kemudian ada NHK, merek yang cukup identik dengan dunia balap karena pernah hadir di berbagai kejuaraan internasional. NHK Indonesia secara resmi menyebut seluruh produk helm NHK dibuat di Indonesia, sementara produksinya dilakukan melalui kerja sama OEM dengan PT Danapersadaraya Motor Industry.

img_title Bensin Motor Mendadak Boros? Komponen Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Nama lain yang menarik adalah RSV. Merek ini dibangun pada 2016 di Bandung dan sejak awal membawa identitas sebagai helm yang dikembangkan di Indonesia, meski desain serta orientasinya dibuat untuk menyasar pasar yang lebih luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir ada Cargloss, yang memiliki latar belakang cukup berbeda dibanding merek helm lainnya. Cargloss awalnya berkembang dari industri cat dan kemudian masuk ke bisnis helm, dengan pengembangan produk helm dimulai pada 2007 serta produksi yang dilakukan melalui fasilitas perusahaan di Citeureup, Bogor.

Cargloss saat ini memiliki berbagai lini helm, termasuk model open face dan full face. Perusahaan juga mencantumkan sejumlah produknya telah memenuhi standar SNI, sementara fasilitas produksinya berada di Indonesia.

Booth Yamaha di IMOS 2024

Orang Indonesia Ternyata Punya Kebiasaan Ini Soal Motor

Industri motor mengandalkan konsumen yang mengganti kendaraan setiap 4-5 tahun. AISI ungkap strategi menjaga penjualan di tengah pasar yang padat. Simak berikut ini.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut