Deretan Motor Edisi Terbatas yang Dijual di Indonesia, Ada yang Cuma 2 Unit
- Arianti Widya
Jakarta, VIVA – Motor edisi terbatas selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi kolektor karena jumlahnya tidak sebanyak model reguler. Di Indonesia, sejumlah motor dengan produksi terbatas pernah maupun masih dipasarkan, bahkan ada yang alokasinya hanya dua unit untuk pasar Tanah Air.
Dari penelusuran VIVA Otomotif Sabtu 26 September 2026, salah satu yang paling langka adalah MV Agusta Superveloce 1000 AGO. Motor yang dibuat untuk menghormati legenda balap Giacomo Agostini tersebut hanya diproduksi 83 unit di seluruh dunia, dengan Indonesia mendapatkan dua unit.
Superveloce 1000 AGO diperkenalkan di Indonesia melalui TDA Luxury Toys pada IIMS 2026. Harganya mencapai sekitar Rp2,6 miliar, dan dua unit yang dialokasikan untuk pasar Indonesia bahkan telah terjual.
Ducati juga menghadirkan motor edisi terbatas dalam rangka perayaan 100 tahun merek tersebut. Superleggera V4 Centenario diproduksi hanya 500 unit, sementara tersedia tambahan 100 unit versi Tricolore dengan livery khusus.
Motor ini menggunakan mesin Desmosedici Stradale R 1.103 cc yang mampu menghasilkan tenaga 228 hp dalam konfigurasi jalan raya. Harga globalnya sekitar Rp2,9 miliar, sementara Ducati Indonesia turut memasukkan model tersebut dalam rangkaian perayaan Centenary 2026.
Dari segmen skuter, Scomadi Turismo Technica 200w Crown Edition juga hadir dengan jumlah produksi yang dibatasi. Model yang diperkenalkan pada IIMS 2026 tersebut hanya dibuat 100 unit dan dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp118 juta on the road Jakarta.
Scomadi kemudian kembali menghadirkan edisi terbatas melalui Turismo Technica 200w Frank Sanderson Edition II. Skuter ini diproduksi sebanyak 100 unit dan dijual Rp121 juta on the road DKI Jakarta, dengan sejumlah detail khusus seperti warna Garnet Red, striping Lightning Yellow, nomor balap 357, serta knalpot sport.
BMW juga pernah membawa salah satu motor paling langka yang pernah dipasarkan di Indonesia, yakni HP4 Race. Motor berbasis teknologi balap tersebut hanya diproduksi 750 unit di dunia dan Indonesia ketika itu hanya mendapatkan satu unit, yang dijual sekitar Rp2,1 miliar pada 2018.
HP4 Race menggunakan rangka serat karbon dan ditujukan untuk penggunaan di sirkuit. Unit Indonesia diketahui merupakan produksi nomor 114 dari total 750 unit, sehingga statusnya lebih dekat dengan koleksi eksklusif ketimbang motor untuk penggunaan harian.