5 Mobil Paling Enteng di Indonesia, Ada yang Cuma 805 Kg
- Wuling Motors
Jakarta, VIVA – Bobot kendaraan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi karakter sebuah mobil. Kendaraan dengan bobot lebih ringan umumnya membutuhkan energi lebih kecil untuk bergerak, sehingga dapat memberikan pengaruh terhadap akselerasi maupun efisiensi.
Di pasar Indonesia, sejumlah mobil memiliki berat kosong yang cukup rendah dibandingkan kebanyakan kendaraan penumpang lainnya. Bahkan dari penelusuran VIVA Otomotif Selasa 29 September 2026, ada model yang bobotnya hanya sekitar 800 kilogram, sementara mobil listrik berukuran kompak juga berada di bawah 900 kilogram.
Salah satunya adalah Daihatsu Ayla. Untuk varian 1.0 M, berat kosong yang tercantum dalam spesifikasi mencapai 805 kilogram, dengan mesin bensin 998 cc.
Daihatsu Ayla 1.0 M
- ADM
Angka tersebut membuat Ayla berada di kelompok mobil paling ringan yang dipasarkan di Indonesia. Bobotnya tentu berbeda pada varian lain karena perbedaan perlengkapan dan konfigurasi, dengan beberapa varian memiliki berat hingga sekitar 875 kilogram.
Mobil listrik juga tidak selalu memiliki bobot yang sangat besar seperti anggapan umum akibat penggunaan baterai. VinFast VF 3, misalnya, memiliki unladen mass 857 kilogram berdasarkan data teknis kendaraan tersebut.
Wuling Air ev juga memiliki dimensi dan bobot yang kompak. Data yang tersedia mencatat berat kosongnya berada di kisaran 880 kilogram, tergantung varian yang digunakan.
Sementara itu, Daihatsu Sigra menjadi contoh mobil dengan tiga baris kursi yang tetap memiliki bobot relatif ringan. Varian 1.0 D MT tercatat memiliki berat kosong 920 kilogram, sedangkan varian 1.0 M MT sekitar 935 kilogram.
Honda Brio Satya melengkapi kelompok tersebut. Dengan mesin bensin 1.2 liter dan konstruksi bodi kompak, bobotnya berada di kisaran 930 kilogram, tergantung varian dan konfigurasi.
Perbedaan bobot tersebut menunjukkan bahwa ukuran kendaraan, kapasitas mesin, jumlah perlengkapan, serta jenis penggerak memiliki pengaruh terhadap massa kendaraan. Karena setiap pabrikan dapat menggunakan istilah dan metode pengukuran yang berbeda, perbandingan sebaiknya mengacu pada angka yang secara jelas disebut sebagai berat kosong atau unladen mass.