Tampang Boleh Alphard, Tapi Mobil Ini Tenaganya Rasa Bajaj
- VIVA/Carscoops
Nora EV juga menyiapkan teknologi penukaran baterai. Nantinya, perusahaan berencana membangun jaringan battery swapping di Pakistan sehingga pengguna bisa mengganti baterai tanpa harus menunggu proses pengisian daya.
Selain versi listrik murni, Metro akan tersedia dengan sistem range extender. Pada versi ini terdapat tangki bensin berkapasitas sekitar 3 liter yang digunakan bersama generator kecil.
Sistem tersebut diklaim dapat menambah jarak tempuh sekitar 150-180 kilometer. Mesin bensin dalam sistem ini bukan menjadi penggerak utama roda, melainkan berfungsi membantu menyediakan energi ketika baterai membutuhkan tambahan daya.
Nora EV sendiri baru berdiri pada 2025. Perusahaan tersebut juga telah menyiapkan beberapa model lain, termasuk E30 yang desainnya terinspirasi dari Range Rover generasi sebelumnya dan Neo sebagai hatchback perkotaan.
Untuk saat ini, E30 menjadi model yang sudah dijual. Sementara Metro dijadwalkan menyusul dengan harga awal di bawah 3 juta rupee Pakistan atau sekitar Rp180 juta.
Dengan desain yang menyerupai mobil premium tetapi mengusung motor listrik hanya 5 hp, Nora EV Metro menjadi salah satu contoh bahwa kendaraan listrik tidak selalu harus menawarkan tenaga besar atau teknologi rumit. Mobil ini lebih mengutamakan ukuran kompak, konsumsi energi rendah dan harga yang relatif terjangkau.