Intip Selera Berkendara Nadeo Argawinata

Nadeo Argawinata
Sumber :
  • Tangkapan Layar/@nadeowinata

Jakarta, VIVA - Kemenangan Persija Jakarta atas PSIM Yogyakarta membuat para pemainnya menjadi sorotan. Di luar aktivitasnya sebagai penjaga gawang, Nadeo Argawinata juga memperlihatkan sisi lain kehidupannya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @nadeowinata.

img_title Shin Tae-yong Bicara soal Perbedaan Latih Timnas Indonesia dan Persija Jakarta: Beda Tuntutannya

Salah satu yang menarik perhatian adalah sepeda motor bergaya cruiser klasik yang digunakannya. Motor tersebut merupakan Benelli MotoBi 250 Patagonian Eagle, model yang mengusung desain klasik dengan karakter berkendara santai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti dikutip VIVA, Minggu (11/10/2026), motor ini memiliki tampilan berbeda dari sepeda motor sport modern. Lampu depan berbentuk bulat, tangki membulat, setang lebar, serta jok rendah menjadi ciri khasnya. Kombinasi tersebut membuat Patagonian Eagle memiliki tampilan yang identik dengan motor cruiser bergaya klasik.

img_title Shin Tae-yong Bongkar Alasan Rizky Ridho Dicadangkan, Efek Juara FIFA ASEAN Cup?

Meski kapasitas mesinnya tidak sebesar sejumlah motor cruiser premium, Benelli MotoBi 250 Patagonian Eagle menawarkan konfigurasi mesin dua silinder yang menjadi salah satu daya tariknya.

Mesin 250 cc dengan Transmisi 5 Percepatan

img_title Alasan Shin Tae-yong Tak Bawa Shayne Pattynama saat Persija Vs PSIM: Belum Memahami Taktik

Mengutip spesifikasi Benelli Indonesia, Patagonian Eagle 250 dibekali mesin berkapasitas 250 cc dengan sistem pengabutan bahan bakar karburator dan pendingin oli atau oil cooler.

Mesin tersebut menghasilkan torsi maksimum 16,5 Nm pada putaran 6.000 rpm. Tenaga disalurkan melalui transmisi manual lima percepatan, sedangkan sistem starter menggunakan elektrik.

Motor ini juga menggunakan kopling basah multiplat. Untuk menunjang karakter berkendaranya, bagian depan memakai suspensi teleskopik, sedangkan suspensi belakang menggunakan model ganda.

Dari sisi dimensi, Patagonian Eagle memiliki panjang sekitar 2.180 mm dan jarak sumbu roda 1.450 mm. Proporsi bodinya yang panjang memperkuat karakter cruiser, dengan posisi berkendara relatif tegak dan setang lebar.

Tangki bahan bakarnya berkapasitas sekitar 14 liter. Karakter tersebut membuat motor ini berbeda dari motor sport yang umumnya memiliki posisi berkendara lebih menunduk.

Desain Klasik dengan Karakter Cruiser

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Benelli MotoBi 250 Patagonian Eagle menyasar pengendara yang menyukai tampilan retro tanpa harus menggunakan motor berkapasitas mesin besar. Desainnya mengandalkan elemen klasik, mulai dari lampu depan bulat hingga bentuk tangki dan jok yang sederhana.

Kehadiran motor tersebut dalam aktivitas Nadeo menjadi sisi menarik dari kehidupan pesepak bola di luar lapangan. Namun, kemunculan kendaraan dalam unggahan Instagram tidak otomatis membuktikan bahwa motor itu merupakan milik pribadinya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut