Saat BBM Langka, Motor Listrik Punya Peluang Merebut Hati Pengendara
- Yadea
Jakarta, VIVA – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah Bali membuka peluang bagi sepeda motor listrik untuk semakin dilirik masyarakat. Ketika mendapatkan BBM menjadi kendala, kendaraan listrik mulai dipandang sebagai alternatif mobilitas untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI), Budi Setiyadi, mengungkapkan bahwa sejumlah anggota asosiasi mulai merasakan peningkatan minat dan permintaan motor listrik, terutama di wilayah yang terdampak kelangkaan BBM seperti Bali.
“Betul, dari informasi yang kami terima, beberapa anggota AISMOLI memang mulai merasakan adanya peningkatan minat dan permintaan motor listrik khususnya di wilayah yang terdampak kelangkaan BBM seperti Bali,” ujar Budi kepada VIVA, Jumat (16/10/2026)
Fenomena ini menjadi sinyal bahwa kondisi pasokan energi dapat memengaruhi pertimbangan masyarakat dalam memilih kendaraan. Selama ini, sepeda motor berbahan bakar bensin menjadi salah satu pilihan utama untuk menunjang mobilitas harian. Namun, ketika pasokan BBM mengalami kendala, masyarakat berpotensi mempertimbangkan alternatif lain yang bisa digunakan untuk kebutuhan transportasi.
Motor listrik pun memiliki kesempatan untuk menarik perhatian konsumen. Selain tidak membutuhkan bensin untuk beroperasi, kendaraan jenis ini juga menawarkan alternatif biaya operasional yang perlu diperhitungkan sesuai pola penggunaan dan biaya pengisian daya.
Peluang tersebut bukan sekadar kemungkinan. Budi menyebut, salah satu merek motor listrik anggota AISMOLI bahkan harus menerapkan masa inden sekitar satu minggu karena stok yang tersedia perlu didatangkan dari luar wilayah terdampak untuk memenuhi permintaan konsumen.
Meski demikian, kondisi tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa penjualan motor listrik di Bali secara keseluruhan mengalami lonjakan signifikan. AISMOLI menegaskan, peningkatan permintaan yang terpantau saat ini masih bersifat lokal dan situasional.
“Kami belum memiliki data konsolidasi untuk menyimpulkan seberapa besar peningkatan penjualan motor listrik di Bali secara keseluruhan,” kata Budi.
Artinya, kelangkaan BBM dapat menjadi momentum bagi kendaraan listrik untuk semakin dikenal sebagai pilihan mobilitas, tetapi perkembangan tersebut masih perlu dilihat melalui data penjualan dan kondisi pasar dalam beberapa waktu ke depan.