Sering Salah, Bukan Mobilnya yang Boros tapi Cara Bawanya
- Wuling Motors
5. Gunakan Posisi Transmisi yang Tepat
Ketika berhenti di lampu merah atau menghadapi kemacetan, pengemudi perlu menyesuaikan posisi transmisi dengan kondisi kendaraan.
Untuk berhenti cukup lama, posisi N dapat digunakan dengan tetap menginjak rem parkir atau rem sesuai kondisi. Hindari memindahkan transmisi ke N ketika kendaraan masih melaju karena dapat mengurangi kendali pengemudi.
6. Matikan Mesin Saat Parkir Lama
Membiarkan mesin menyala ketika kendaraan tidak bergerak dalam waktu lama membuat bahan bakar tetap terpakai tanpa menghasilkan jarak tempuh.
Jika harus menunggu cukup lama di tempat parkir, mematikan mesin bisa menjadi pilihan. Selain mengurangi konsumsi BBM, kebiasaan ini juga membantu menekan emisi gas buang.
7. Manfaatkan Engine Brake
Pengemudi mobil matik juga bisa memanfaatkan engine brake untuk membantu memperlambat kendaraan, terutama ketika melewati jalan menurun.
Caranya dengan mengurangi tekanan pedal gas dan menggunakan pilihan gigi rendah sesuai rekomendasi pabrikan. Teknik ini membantu mengurangi ketergantungan terhadap rem kaki.
Namun, pengemudi tetap perlu memperhatikan kecepatan kendaraan dan tidak memindahkan transmisi secara sembarangan.
8. Gunakan AC Secara Bijak
Penggunaan pendingin kabin atau AC turut memengaruhi beban mesin. Kompresor AC membutuhkan tenaga dari mesin sehingga pengoperasiannya dapat berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar.
Pengemudi tidak perlu mengatur suhu hingga paling rendah apabila kondisi kabin sudah cukup nyaman. Pengaturan suhu dan kecepatan kipas yang sesuai kebutuhan bisa membantu menjaga beban kerja sistem pendingin.
9. Terapkan Gaya Berkendara Eco Driving
Kebiasaan menginjak gas dan rem secara berulang membuat kendaraan harus terus melakukan akselerasi dan deselerasi. Pola berkendara seperti ini berpotensi meningkatkan konsumsi BBM.
Karena itu, pengemudi sebaiknya menjaga jarak aman, membaca situasi lalu lintas dari kejauhan, dan menghindari akselerasi maupun pengereman mendadak.
Selain lebih efisien, gaya berkendara tersebut juga membantu meningkatkan keselamatan di jalan.
10. Jangan Lewatkan Servis Berkala
Perawatan kendaraan menjadi faktor penting untuk menjaga efisiensi bahan bakar. Kondisi filter udara, busi, oli mesin, sistem injeksi, hingga komponen lainnya dapat memengaruhi performa mesin.