YLKI Soroti Kesiapan Polri Soal e-Tilang

Proses Jalannya Sidang Tilang Konvensional
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi

VIVA.co.id – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia merespons positif langkah Korlantas Polri, yang akan memberlakukan sistem e-tilang sebagai upaya mencegah pungutan liar.

img_title Mendadak Ditunda, Operasi Patuh Jaya 2026 Batal Digelar Hari Ini, Polisi Tetap Tilang Pelanggar

Namun, Pengurus Harian YLKI, Daryatmo mempertanyakan kesiapan Korlantas Polri. Menurut dia, sosialisasi kepada masyarakat perihal tilang elektronik dinilai masih minim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Polisi biasanya punya indikator, agar tahu aturan ini bisa dilaksanakan apa enggak. Berapa banyak pemilik kendaraan yang punya rekening, mana yang tidak," kata Daryatmo di Jakarta, Kamis 15 Desember 2016.

img_title Pengendara Motor Wajib Tahu, Pelanggaran Ini Paling Sering Bikin Kena ETLE

Dengan demikian, langkah Polri yang akan menerapkan aturan sistem tilang elektronik itu dinilai terburu-buru, lantaran minimnya sosialisasi kepada masyarakat. Sehingga, kata dia, Kepolisian harus lebih menggiatkan sosialisasi.

"Pelaksanaan aturan pada dasarnya tak bisa lepas dari sosialisasi. Masyarakatnya sudah siap belum, kalau Polri menerapkan kebijakan ini? Itu dulu yang penting," ujarnya.

img_title Pelat Nomor Tak Sesuai Standar Bakal Jadi Sasaran ETLE

Ditambahkan Daryatmo, Korlantas Polri juga harus memastikan, bahwa kebijakan tersebut konsisten dilakukan secara terus menerus. Artinya, jangan sampai aturan itu berhenti di tengah jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Polri harus konsisten melaksanakan aturan ini. Jangan sampai nanti malah yang banyak itu memakai cara lama (datang ke pengadilan)."

(mus) 

Ilustrasi tilang ETLE Mobile

Trik Lama Akali ETLE Tamat, Pelat Palsu Tak Lagi Bisa Jadi Tameng

Jangan sok pintar akali ETLE dengan pelat palsu. Korlantas kini memakai Face Recognition untuk mengenali wajah pengemudi meski pelat ditutup atau dipalsukan. Simak carany

img_title
VIVA.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut