Honda Bakal Dirikan Perusahaan Baru

Logo mobil Honda
Sumber :
  • VIVA/Krisna Wicaksono

VIVA Otomotif – Honda mengaku baru saja menjalin kerja sama dengan GS Yuasa International Ltd, dalam hal pengembangan baterai lithium dengan daya serta kapasitas besar untuk kendaraan mobil listrik mereka. Rencananya, kedua perusahaan itu akan mendirikan entitas baru pada akhir tahun ini.

img_title Toyota Bikin Innova Reborn Khusus, Bidik Juragan Travel

Perusahaan ini nantinya diharapkan mampu memenuhi suplai serta permintaan baterai mobil listrik, yang semakin berkembang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, ke depannya perusahaan akan menjadi tempat untuk penelitian serta pengembangan yang akan menghasilkan baterai mobil listrik yang mempunyai daya serta kapasitas yang besar.

img_title Hyundai Punya Anak Baru Namanya Neira Bukan Dibikin di Korea

Mobil listrik baru Honda

Photo :
  • Honda

Director, President and Representative Executive Officer of Honda Motor, Toshihiro Mibe mengatakan bahwa mereka berusaha mewujudkan netralitas karbon untuk semua produk dan aktivitas perusahaan pada 2050.

img_title BMW Modifikasi Indonesia Tembus SEMA Show 2026, Masuk 180 Mobil Terbaik Dunia

“Honda dan GS Yuasa telah bekerja sama dalam baterai lithium-ion untuk kendaraan listrik hibrida (HEV), dan kolaborasi baru ini akan semakin mempercepat Strategi elektrifikasi Honda menuju pencapaian tujuan Honda untuk netralitas karbon,” ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip Kamis 26 Januari 2023.

Sementara itu, President and Representative Director of GS Yuasa International, Osamu Murao menuturkan bahwa perusahaannya telah menghadapi tantangan untuk menciptakan teknologi energi sambil mengumpulkan berbagai pengetahuan yang berkaitan dengan teknologi baterai terbarukan.

“Melalui kolaborasi baru dengan Honda, kami akan berkontribusi untuk memberikan kenyamanan dan ketenangan kepada pelanggan di seluruh dunia. Kami juga berusaha untuk menciptakan nilai baru untuk mewujudkan netralitas karbon,” tuturnya.

Honda menargetkan mencapai elektrifikasi 100 persen untuk semua modelnya secara global pada tahun 2040. Mendukung langkah tersebut, mereka juga telah mengumumkan akan memperkenalkan setidaknya 30 model berbasis elektrik secara global hingga 2030.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rencana tersebut sejalan dengan target perusahaan mencapai netralitas karbon alias Zero Carbon, untuk semua produk maupun aktivitas mereka pada 2050.

Booth Hyundai di PEVS 2025

Dikepung Merek Mobil China, Hyundai Klaim Masih Bisa Tumbuh di Indonesia

Hyundai mengakui persaingan mobil di Indonesia semakin ketat dengan hadirnya banyak merek baru. Meski begitu, penjualan Hyundai diklaim tumbuh 15 persen sepanjang 2026.

img_title
VIVA.co.id
6 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut