Ini Alasan Mobil Bekas Masih Jadi Primadona

Jual beli mobil bekas.
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id - Walaupun penjualan mobil baru di Indonesia, mengalami penurunan cukup signifikan sejak awal tahun, ternyata hal itu tidak terjadi pada penjualan mobil bekas (mobkas). Hal ini, karena pasar penjualan dua jenis mobil ini berbeda.

Senior Manager Marketing Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih, mengatakan penjualan mobil bekas tidak mengalami penurunan sejak awal tahun, serta tidak terpengaruh dengan penurunan penjualan mobil baru.

"Kita memiliki pasar berbeda dengan mobil baru. Kalau dia (mobil baru) mengalami penurunan, belum tentu kita sama, karena memang pasarnya berbeda," ungkap Herjanto, saat dihubungi VIVA.co.id, Selasa 12 Mei 2015.

Herjanto mengatakan, ada empat alasan yang membuat konsumen akhirnya lebih memilih mobil bekas dibandingkan mobil baru, yaitu:

1. Mobil dapat langsung dikirim dan digunakan oleh konsumen. Hal ini cukup berbeda dengan mobil baru, yang harus menunggu pengiriman dari gudang.

2. Surat-surat mobil telah tersedia, tidak seperti mobil baru, yang harus menunggu cukup lama untuk ketersediaan surat-surat kendaraan.

3. Harga yang ditawarkan lebih murah.

4. Pemilihan mobil lebih beragam. Untuk mobil bekas, tersedia unit dari berbagai tahun, sehingga konsumen bebas memilih tahun dan jenis mobil, sesuai dana dan kebutuhan mereka. (asp)

Mobil Mahal Ditukar Jadi Dua, Satu Pelat Ganjil Satu Genap
Ilustrasi mobil di parkir di rumah

Calya-Sigra Muncul, Pedagang Mobil Bekas Mengeluh

Penjualan mobil bekas menurun pasca lebaran.

img_title
VIVA.co.id
10 Agustus 2016