Mimpi India Hapus Kendaraan Bensin dan Solar

Mobil listrik buatan India, Mahindra Halo.
Sumber :
  • Autoblog

VIVA.co.id – Keberadaan mobil listrik akan semakin populer dalam beberapa tahun ke depan. Tidak hanya di negara-negara maju yang ada di Amerika dan Eropa, namun juga kawasan Asia.

img_title Daftar Mobil Listrik yang Bisa Dapat Insentif Besar dari Skema Baru EV

Setelah Tiongkok yang terus merombak infrastruktur guna memfasilitasi keberadaan mobil listrik, kini giliran India yang bertekad menekan emisi gas buang dengan cara mendorong penggunaan mobil listrik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, dilansir dari Autoblog, Selasa 5 April 2016, jalanan India diharapkan akan dipenuhi 100 persen oleh mobil listrik pada 2030 mendatang.

img_title Insentif Diubah, Pajak Mobil Listrik Bisa Tembus Rp7 Juta per Tahun

Pemerintah India pada 2013 lalu telah meluncurkan program National Electric Mobility Mission Plan, yang isinya mendorong penggunaan kendaraan listrik serta mengurangi penggunaan bahan bakar minyak.

Selain itu, pemerintah India juga berniat memberikan subsidi untuk setiap kendaraan listrik yang dijual, guna menekan jumlah peredaran mobil berbahan bakar fosil.

img_title Insentif Ada atau Tidak, BYD Klaim Tetap Kompetitif

Bukan hanya itu, India juga rupanya sangat serius terhadap implementasi teknologi kendaraan listrik, dengan menawakan bantuan pada produsen mobil.

Kendati berniat untuk menjadi yang pertama dalam hal penggunaan mobil listrik, namun Menteri Listrik Batu Bara dan Energi Terbarukan India Piyush Goyal mengatakan, pemerintah tidak akan seterusnya memberikan insentif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nantinya, konsumen diharapkan akan dapat membeli mobil listrik tanpa perlu mengeluarkan uang muka.  Goyal juga mengusulkan, tarif listrik tidak perlu dinaikkan, karena hal itu bagian dari strategi program tersebut.

"Inovasi adalah mungkin. Itu hanya membutuhkan pikiran yang terbuka. Anda perlu memikirkan skala dan kejujuran," ujarnya.

SPKLU PLN.

Laju Pertumbuhan Kendaraan Listrik Kembali Tertahan

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menunda pemberian insentif kendaraan listrik. Hal itu lantaran mekanisme insentif sedang diperhitungkan sebelum diberlakukan.

img_title
VIVA.co.id
28 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut