Jurus Blue Bird Hadapi Gempuran Uber dan Grab

Armada Taksi Blue Bird. Ilustrasi
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

VIVA.co.id – Persaingan transportasi umum makin ketat. PT Blue Bird Tbk kian terkena imbas makin populernya taksi berbasis aplikasi seperti Uber dan Grab, yang menawarkan kemudahan dan harga lebih murah ketimbang taksi konvensional.

img_title Terapkan Potongan Aplikator 8 Persen Mulai 1 Juli 2026, Grab Patuhi Arahan Presiden Prabowo

Blue Bird sejauh ini menyadari jika pihaknya terlambat membendung gempuran dari para kompetitor yang sudah memiliki teknologi makin canggih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mengganggu pasar pasti, kompetisi itu kadang bisa datang dari kompetitor lama atau baru dan Blue Bird menyadari itu," kata General Manager Used Car Division, Hery Sugiarto kepada VIVA.co.id.

img_title Wuling BinguoEV Jadi Armada Grab

Namun, Blue Bird menyatakan siap melakukan perubahan yang membuat pelayanan semakin baik dari sebelumnya. Misalnya saja metode pembayaran, bisa menggunakan kartu kredit dan tunai. Ada pula voucher elektronik bagi perusahan, atau pun individu yang tentunya diklaim akan lebih menguntungkan konsumen.

Perbaikan kualitas pengemudi juga menjadi pembeda antara perusahaan berlogo "burung biru" itu dengan para penyedia taksi berbasis aplikasi. "Bedanya kualitas kita dengan mereka itu kan dari pengemudinya. Mereka hanya bisa narik driver dari kita, tapi kita menguasai basis bisnis training-nya, cara melatihnya bagaimana buat bisa bikin pengemudi bagus. Kita terus perbaiki," tuturnya.

img_title Jadi Pemegang Saham Mayoritas Lebih dari 50%, Grab Perkuat Komitmen di Superbank

"Itu jadi pembeda kita, kalau cara order itu berkembang sekarang tidak apa-apa, kita juga punya, tapi itu akan berubah seiring berjalannya waktu. Makanya yang kami sediakan secara mendasar adalah sisi kualitas pengemudinya dan juga sisi mobilnya," katanya.

(mus)

UKM/UMKM go digital.

Trik Baru UMKM biar Makin Dilirik

Di era modern sekarang, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dituntut bukan hanya mengelola bisnis tapi juga fokus pada produk dan pelanggan.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut