Gaikindo Belum Tahu Program Mobil Murah Jilid Dua

Mobil LCGC Daihatsu Sigra.
Sumber :
  • Herdi Muhardi/VIVA.co.id

VIVA.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian berencana melanjutkan Program Kendaraan Bermotor Hemat Bahan Bakar (KBH2) atau yang lebih dikenal dengan sebutan low cost green car (LCGC).

img_title Mobil Bekas Rp75 Jutaan, Pilihannya Bukan Cuma Mobil Tua

Nantinya, program tersebut berbeda jalur dengan program lain yang juga tengah diagendakan, yakni low carbon emission vehicle (LCEV) atau kendaraan rendah emisi. Jadi, program LCEV terus berjalan, LCGC jilid kedua juga terus berjalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait rencana program mobil murah jilid II ini, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Johanes Nangoi rupanya masih belum mendapatkan informasi detailnya.

img_title Beli Mobil Bekas Kini Tak Cukup Cuma Test Drive

"Saya terus terang belum menguasai secara detail ya, rencana pemerintah yang itu. Jadi mohon maaf saya belum bisa kasih tanggapan ya. Tapi kalau bicara LCGC sampai saat ini kan masih berjalan dengan baik," kata dia saat dihubungi VIVA.co.id.

LCGC jilid dua ini menurut skema bakal ditawarkan sebagai mobil yang jauh lebih irit dari LCGC tahap pertama yang telah banyak beredar di jalanan. Jika dalam aturan LCGC jilid pertama kendaraan wajib mendapat efisiensi bahan bakar 20 kilometer per liter, pada LCGC jilid kedua akan lebih dari itu.

img_title Perang Harga Mobil Bisa Jadi Bumerang bagi Industri Otomotif RI

Sebelumnya, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronik, Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan, program ini masih dalam proses pembahasan bersama Kementerian Keuangan. (art)

Booth Daihatsu di GIIAS 2026

Hampir Separuh Pasar Indonesia Masih Berburu Mobil di Bawah Rp300 Juta

Mobil baru dengan teknologi canggih terus berdatangan ke Indonesia. Namun, segmen harga di bawah Rp300 juta ternyata masih menguasai 49 persen pasar otomotif nasional.

img_title
VIVA.co.id
24 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut