AHM Bongkar Strategi Rahasia Hadapi PPN 12%

Diler motor Honda
Sumber :
  • Wahana Honda

Denpasar, VIVA – Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% yang akan diberlakukan dalam waktu dekat diakui sebagai tantangan besar bagi berbagai sektor industri, termasuk industri sepeda motor. Namun, PT Astra Honda Motor (AHM) menyatakan siap menghadapi kebijakan ini.

img_title Deretan Motor Baru di Bawah Rp20 Juta, Cicilan Mulai Rp500 Ribuan

"PPN 12% itu kan sesuatu yang sudah diketok ya, jadi mau nggak mau harus kita serap itu. Memang ini salah satu tantangan yang dihadapi semua industri, termasuk sepeda motor," ujar General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, dikutip VIVA Otomotif di acara test ride Honda Scoopy belum lama ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, AHM mengakui bahwa kenaikan PPN ini kemungkinan akan berdampak pada daya beli konsumen. "Pastinya akan mempengaruhi," kata pria yang akrab disapa Muhib itu.

img_title Honda Jual Motor Bebek Seharga Mobil Bekas

Untuk menjaga daya saing di pasar, AHM tetap optimistis dengan mengandalkan strategi yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan masyarakat.

New Honda Scoopy 2024

Photo :
  • VIVA/Yunisa Herawati

img_title Daftar Harga Motor Suzuki September 2026, Mulai Rp20 Jutaan

"Di luar adanya kenaikan harga atau PPN, kita berusaha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Misalnya, dengan survei tentang motor seperti apa yang mereka butuhkan, itu yang kita penuhi," jelasnya.

Strategi tersebut tercermin dalam ragam produk Honda yang memiliki banyak varian untuk setiap tipe motor.

"Makanya produk Honda itu kan banyak variannya ya. Satu tipe, banyak variannya, itu dalam rangka memberikan beragam alternatif di tengah pasar yang menantang dan tuntutan masyarakat yang beragam," tambah Ahmad.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait target penjualan, AHM masih melakukan kalkulasi terhadap dampak kenaikan PPN. "Kami lagi mengkalkulasi beragam perpajakan, efeknya ke pasar seperti apa. Tapi memang ada satu topik lagi selain PPN, yaitu opsen. Saya tidak mau bicara soal opsen, biar asosiasi saja," ujarnya.

Ahmad juga menyebut bahwa kenaikan PPN akan berdampak pada seluruh segmen pasar, meski kebijakan perpajakan daerah masing-masing turut memengaruhi. "Kalau PPN pasti naik ya. Setiap tahun itu kan policy masing-masing pemda," ungkapnya.

Sepeda motor bekas di showroom Menteng Motor

5 Motor Bekas yang Dulu Murah Kini Jadi Buruan Kolektor

Motor lawas tidak selalu berakhir menjadi kendaraan tua yang kehilangan nilai. Sejumlah model justru semakin menarik bagi kolektor karena faktor sejarah, desain.

img_title
VIVA.co.id
14 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut