Mulai Sekarang Jangan Pakai Helm Basah

Ilustrasi helm basah.
Sumber :
  • Seva.id

VIVA – Menaruh helm di motor kerap dilakukan oleh para pengendara, karena dianggap sebagai langkah yang praktis. Mereka tidak perlu menenteng alat pelindung kepala itu ke mana-mana.

img_title 5 Motor Royal Enfield Termurah di Indonesia

Meski demikian, bukan berarti hal itu tidak berisiko. Selain hilang, helm yang digantung di motor juga dapat basah saat hujan turun. Apalagi jika posisinya diletakkan dengan bagian dalam menghadap ke atas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat kembali ke parkiran, ada beberapa pengendara yang memutuskan untuk tetap memakai helm basah tersebut supaya bisa cepat tiba di rumah.

img_title Mobil Ugal-ugalan di Meruya Kabur usai Tabrak 4 Motor, Pengemudinya Anak Muda

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Seva.id, Kamis 1 Juli 2021, sebaiknya hal itu tidak dilakukan lagi karena bisa menimbulkan efek buruk pagi pengguna.

Helm yang lembap dan basah dapat menyebabkan jamur di kepala, karena mengandung bakteri. Bakteri itu nantinya akan menyebabkan penyakit di kulit kepala, dengan gejala awal muncul rasa gatal.

img_title Honda Luncurkan Motor Baru Rp50 Jutaan Tapi Tenaganya Bikin Heran

Parahnya lagi, jamur juga bisa menyebar ke pipi dan dagu yang berasal dari tali untuk mengencangkan helm. Hal itu dikarenakan material yang dipakai untuk membuat tali pengencang memiliki pori, yang bisa menjadi tempat bersarangnya penyakit.

Helm yang basah juga mengakibatkan panu, kudis, jerawat, dan kepala ketombean. Belum lagi bau yang muncul serta rasa dingin, membuat pengendara jadi tidak nyaman dan hilang konsentrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh sebab itu, disarankan untuk menaruh helm di tempat penitipan. Atau, bawa plastik pembungkus supaya helm tidak kebasahan saat hujan tiba-tiba mengguyur.

Terakhir, pastikan helm mendapat perawatan berkala dengan cara dicuci langsung dikeringkan di tempat yang banyak angin. Jangan jemur di bawah terik matahari, karena bisa menyebabkan bau apek dan merusak busanya.

Ilustrasi hujan

BMKG: Awal Musim Hujan Diprediksi Mundur, Mulai pada November 2026

BMKG memprediksi awal musim hujan 2026/2027 di sebagian besar wilayah Indonesia akan datang lebih lambat atau mundur. Awal mulanya terjadi pada November 2026.

img_title
VIVA.co.id
22 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut