4 Mitos soal Kaca Film Mobil

Ilustrasi memasang kaca film
Sumber :
  • Dok: V-Kool

VIVA – Salah satu aksesori kendaraan yang saat ini dibutuhkan oleh banyak pengguna mobil, yakni kaca film. Saking tingginya minat akan produk tersebut, sampai pihak diler menyediakannya sebagai bonus.

img_title Toyota Bikin Innova Reborn Khusus, Bidik Juragan Travel

Tentu saja kualitas yang ditawarkan sesuai dengan harga mobil yang dibeli, semakin mahal kendaraannya maka semakin bagus juga kemampuan dari aksesori tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak sedikit pula pemilik mobil yang kurang puas dengan kaca film bawaan diler, sehingga mereka memutuskan untuk memasang merek lain yang kualitasnya lebih bagus.

img_title Hyundai Punya Anak Baru Namanya Neira Bukan Dibikin di Korea

Dilansir VIVA Otomotif dari laman V-Kool, Selasa 4 Januari 2022, ternyata selama ini ada empat mitos seputar pemasangan kaca film pada mobil. Berikut daftarnya:

Ilustrasi memasang kaca film

Photo :
  • V-Kool

img_title BMW Modifikasi Indonesia Tembus SEMA Show 2026, Masuk 180 Mobil Terbaik Dunia

1. Semakin gelap semakin bagus

Kualitas dari kaca film tidak ditentukan dari seberapa pekat warnanya, melainkan teknologi yang digunakan dalam pembuatan benda penolak panas dan sinar ultraviolet itu. Saat ini, ada kaca film yang cukup bening namun bisa membuat interior mobil tetap adem.

2. Usai memasang kaca film, mobil harus dijemur

Proses pemasangan kaca film membutuhkan air sebagai media supaya aksesori tersebut bisa terpasang dengan rapi. Sisa air campur sabun itu kemudian diseka, namun masih ada yang terperangkap sehingga butuh panas untuk melepasnya.

Meski demikian, tidak perlu mobil sampai dijemur di bawah terik matahari. Cukup parkir di bawah kanopi atau bisa juga di dalam garasi selama satu hari penuh.

3. Baru pasang kaca film, mobil tidak boleh dicuci

Tidak ada hubungannya antara pemasangan kaca film dengan kondisi eksterior mobil, karena aksesori tersebut dipasang di kabin. Namun, untuk sementara kaca jendela tidak bisa dibuka tutup karena lem belum merekat sempurna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Kaca film bisa tahan lama
Banyak yang menganggap bahwa kaca film adalah bagian dari mobil yang bisa bertahan lama. Faktanya, masing-masing merek kaca film memiliki masa pakai dan setelah mencapai batas maka harus dilakukan pergantian.

Booth Hyundai di PEVS 2025

Dikepung Merek Mobil China, Hyundai Klaim Masih Bisa Tumbuh di Indonesia

Hyundai mengakui persaingan mobil di Indonesia semakin ketat dengan hadirnya banyak merek baru. Meski begitu, penjualan Hyundai diklaim tumbuh 15 persen sepanjang 2026.

img_title
VIVA.co.id
6 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut