Aman Mengendarai Motor di Tengah Kabut Asap

Kabut asap di Kalimantan Tengah.
Sumber :
  • ANTARA/Saptono

VIVA.co.id – Meski sebagian wilayah di Pulau Jawa mulai turun hujan dengan intensitas lebat, namun mereka yang tinggal di beberapa wilayah di Sumatera justru harus berjibaku dengan kabut asap.

img_title TK hingga SMP di Tanjungpinang Belajar dari Rumah Mulai 15-18 September Imbas Kabut Asap

Kebakaran hutan yang melanda Provinsi Riau dan Sumatera Selatan setiap tahun membuat banyak daerah di wilayah tersebut diselimuti asap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini tentu mengganggu aktivitas warga sehari-hari, terutama pengguna jalan. Masker menjadi benda yang wajib dikenakan, jika mereka tidak ingin terserang penyakit pernapasan.

img_title Bandara Supadio Pontianak Terganggu Kabut Asap Karhutla, Sejumlah Penerbangan Tertunda

Dilansir dari Paultan, Selasa, 30 Agustus 2016, banyak pengendara motor memakai masker murah yang umum tersedia di apotek dan rumah sakit. Sayangnya, masker ini tidak efektif menyaring partikel berbahaya yang terkandung di asap.

Salah satu masker yang disarankan digunakan saat bepergian di tengah kabut asap adalah masker yang memiliki sertifikasi N95. Masker jenis ini bisa menyaring partikel berbahaya hingga 95 persen.

img_title Peduli Dampak Karhutla, Polwan Polda Sumsel Bagikan 1.000 Masker dan Bunga

Kode untuk masker dibagi menjadi tiga, yakni N, P dan R. N berarti masker tersebut tidak boleh digunakan di tempat yang banyak mengandung oli. Tipe P bisa dipakai di tempat yang mengandung oli, namun tidak disarankan untuk digunakan dalam waktu lama.

Sementara R adalah tipe masker yang benar-benar tahan oli. Oli diketahui dapat mengurangi tingkat efektivitas penyaringan udara, sehingga perlu adanya pembagian tipe masker.

Dua angka berikutnya dipakai sebagai tingkat efektivitas penyaringan. Jadi, N95 adalah masker yang bisa menyaring 95 persen partikel berbahaya, namun mudah rusak jika terkena oli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain masker, alat pelindung lain yang disarankan dipakai oleh pengendara motor adalah kacamata. Sebaiknya mata tertutup rapat, agar tidak mudah iritasi terkena asap.

Namun, kaca helm juga bisa dipakai, asalkan tidak dalam jangka waktu yang lama. Saat mata terasa perih, segera bilas dengan air dan periksakan ke dokter.

Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya tampak diselimuti kabut asap akibat karhutla

Sejumlah Maskapai Hentikan Sementara Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Akibat Kabut Asap Karhutla

Sejumlah maskapai memutuskan menghentikan sementara operasional penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah akibat kabut asap karhutla

img_title
VIVA.co.id
23 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut