Kenali Masalah Rem Tangan Mobil dari Bunyi 'Klik'

Rem tangan
Sumber :
  • Carthrottle

VIVA.co.id – Peran rem tangan pada mobil tentu sangat vital. Rem tangan sangat berguna saat Anda terjebak kemacetan terutama di tanjakan atau turunan. Tak hanya itu, rem tangan juga sangat berguna saat Anda memarkir kendaraan.

img_title Beda Marka Jalan Warna Kuning dan Putih, Banyak Pengendara Masih Keliru

Posisi rem tangan sendiri tergantung desain dan merek mobilnya. Ada beberapa mobil yang posisi rem tangan diletakkan di dasbor. Ada pula yang letak rem tangan di konsol tengah bahkan ada yang di bawah kemudi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Begitu pentingnya peran rem tangan tentu membuat Anda harus melakukan perawatan. Terkadang, ditemui rem tangan yang terasa keras saat digunakan. Lalu, apa penyebab dari kerasnya rem tangan pada mobil?

img_title 5 Hal Perawatan Mobil yang Bisa Dilakukan di Rumah Kurang dari 10 Menit

General Repair Service Manager Workshop Department Service Division PT Toyota Astra Motor, Iwan Abdurrahman, mengatakan, rem tangan yang keras saat difungsikan sebenarnya menjadi tanda bahwa harus dilakukan pengecekan.

"Kalau soal keras rem tangan, bisa jadi setelannya terlalu mepet dengan kampas rem. Normalnya saat ditarik terasa 4-7 kali bunyi klik," kata Iwan kepada VIVA.co.id.

img_title Tren Baru! Mobil Modern Kini Lebih Suka Tampilan Tanpa Chrome, Ini Alasannya

Menurut Iwan, untuk perawatan rem tangan bisa dilakukan dengan melakukan penyetelan rem tangan disesuaikan dengan ketebalan kanvas rem belakang. Semakin tipis kanvas rem, maka harus tetap di-adjust biar tetap pakem dan menahan mobil.

"Untuk kanvas rem belakang biasanya tahan lebih lama dibandingkan yang depan. Kanvas belakang bisa sampai 80 ribu km. Sedangkan yang depan cuma 30-40 ribu km. Tapi balik lagi tergantung pemakaian mobilnya. Biar tetap fungsi normal, ya baiknya dilakukan pengecekan rutin," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, koordinator eksekutif layanan teknis PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosadi mengatakan, dalam kondisi normal, rem tangan tidak boleh terasa keras. “Maksimal itu memang tujuh kali klik. Kalau soal keras, kadang ada juga orang yang nariknya kurang tepat," katanya.

Menurut Anjar, karena perannya yang penting, maka rem tangan dianjurkan juga diservis secara rutin. Juga lakukan pengecekan rem depan dan belakang, kalau perlu setel ulang. “Rem tangan biasanya kaitannya sama ketebalan kanvas rem belakang," kata Anjar. (art)

Sabun colek untuk bersihkan ban mobil

5 Kebiasaan Merawat Mobil yang Diam-Diam Bikin Rusak

Merawat mobil memang penting untuk menjaga performa dan usia pakai kendaraan tetap optimal. Namun tidak semua kebiasaan yang dianggap sebagai bentuk perawatan.

img_title
VIVA.co.id
19 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut