Bawaslu Awasi Ketat Bagi-bagi Sembako dan Politik Uang di Pilkada 2020

Komisioner Bawaslu Rachmat Bagja
Sumber :
  • VIVA/Eka Permadi

VIVA – Bagi-bagi sembako oleh peserta Pilkada serentak 2020, kerap dilakukan. Apalagi di tengah pandemi COVID-19. Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu, memastikan akan menurunkan timnya untuk melakukan pengawasan.

img_title Komisi II DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang

Komisioner Bawaslu, Rahmat Bagja meminta jajarannya di daerah, terutama Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) mengawasi kegiatan pembagian sembako yang biasanya dilakukan oleh para peserta calon kepala daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Pilkada Medan Bak Skala Nasional Gara-gara Bobby, Kata Akhyar

img_title DPR Sebut Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang Gagasan Menarik

Pembagian sembako merupakan kebiasaan yang dilakukan para kandidat jelang pemungutan suara. Di masa pandemi COVID-19 ini, pembagian sembako menjadi rawan pelanggaran peraturan pilkada, karena kerap menimbulkan kerumunan massa.

“Pembagian sembako terjadi di mana-mana. Tapi tetap patuhi protokol kesehatan,” kata Bagja, Rabu 4 November 2020.

img_title Bawaslu Usul Pelaku Money Politic Tak Bisa Ikut Pemilu Satu Periode

Selain itu, Bagja mengingatkan jajarannya di bawah, untuk teliti memperhatikan politik uang yang dilakukan kandidat bersama tim sukses.

Bagja meminta jajarannya untuk segera menindaklanjuti semua temuan pelanggaran, terutama politik uang. Dan langsung melakukan tindakan serta berkoordinasi dengan Sentra Gakumdu.

“Tantangan bagi pengawas memang tidak mudah. Tapi saya yakin seluruh jajaran Bawaslu sudah siap menjalankan tugasnya sampai tahapan pilkada serentak 2020 selesai,” tuturnya.

Dalam kondisi pandemi COVID-19 saat ini, ia mengingatkan penyelenggara dan pengawas pemilu akan menjadi sorotan, jika tidak patuh terhadap protokol kesehatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia juga menekankan, jangan sampai ada pengawas yang tidak menggunakan masker dan tidak mematuhi protokol kesehatan saat melakukan tugas.

“Kita harus selenggarakan proses pilkada tahun ini dengan baik. Penyelenggara harus bisa mencegah merebaknya COVID-19 saat pemungutan suara berlangsung,” katanya. (art)

Ilustrasi Politik Uang

Bukan Kemiskinan, Ternyata Ini Kerawanan Utama Terjadinya Politik Uang

Kerawanan politik uang lebih dipengaruhi ketatnya persaingan antar caleg dalam partai yang sama, tipisnya margin kemenangan, serta kuatnya jaringan broker politik.

img_title
VIVA.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut