DPR Minta Mensos Tak Berikan Bansos Jelang Coblosan Pilkada

Menteri Sosial Juliari P. Batubara dan jajarannya saat meninjau distribusi bansos di daerah.
Sumber :

VIVA – Anggota Komisi VIII DPR RI Iskan Qolba Lubis meminta Menteri Sosial Juliari P Batubara memperhatikan waktu yang tepat untuk mencairkan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat terdampak pandemi COVID-19. Sebab penyaluran program bansos itu rawan disalahgunakan oleh calon kepala daerah petahana untuk menjaring pemilih dalam pilkada.

img_title Jelang Nataru, Mendagri Tito Dorong Penyaluran Bansos dan Operasi Pasar untuk Dongkrak Daya Beli

Memang perilaku pemanfaatan bansos untuk kepentingan pilkada tidak akan dilakukan secara terang-terangan. Tetapi sebelum hal itu terjadi, perlu dicegah oleh Pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemda itu harus lebih berhati-hati, mereka tak akan berani membagikan sembako ini untuk calon sekian, tetapi orang itu sering sekali mengakali undang-undang itu sendiri," kata Iskan saat acara diskusi bertema 'Bantuan Sosial Apakah Sudah Tepat Sasaran?' pada Kamis, 19 November 2020.

img_title Airlangga sebut Tidak Ada Rencana Pemerintah Bagi Hp Gratis ke Masyarakat

Pilkada diselenggarakan secara serentak pada 9 Desember 2020. Kini para pasangan calon yang bertarung di pilkada tengah berlomba-lomba mencari dukungan masyarakat.

Di beberapa daerah, kata Iskan, sempat terjadi pemanfaatan bansos yang disalahgunakan untuk kepentingan mendulang suara. Maka Iksan meminta Menteri Sosial tak membagikan bantuan sosial dalam waktu yang mendekati proses pemungutan suara karena sangat rawan disalahgunakan.

img_title Bansos Bakal Lewat Transfer Uang Tunai, Tak Lagi Barang

“Hal seperti ini juga pernah terjadi di Medan itu, jadi kalau bisa Bapak Menteri saat pilkada itu mungkin enggak usah ada pencairan mendadak, biarkan saja dia berjalan sebagaimana biasa," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota Badan Pengawas Pemilu Fritz Edward Siregar sebelumnya menilai dana bansos terkait COVID-19 rentan disalahgunakan pada Pilkada serentak 2020. Bansos berpotensi digunakan sebagai alat kampanye.

Baca: Tito Tak Hadir Rapat di DPR, Doli Kurnia Keluhkan Problem Klasik

Direktur Aplikasi Pemerintah Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Yessi Arnaz Ferari

Jangan Sampai Jadi Korban Penipuan! Ini Web dan Media Sosial Resmi Pantau Informasi Bansos Digital

Masyarakat Indonesia diminta bisa mengenali situs website resmi dan media sosial untuk mendaftarkan diri atau mendapatkan informasi ke layanan bansos digital

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut